Heboh Video Cewek Dibius di Mal hingga Penyekapan, Ternyata Cinta Segitiga Istri Labrak Wanita

Heboh Video Cewek Dibius di Mal hingga Penyekapan, Ternyata Cinta Segitiga Istri Labrak Wanita

Penulis: heri | Editor: Heribertus Sulis
(TWITTER/ @mommy_elzar)
cewek dibius di mal ternyata cinta segitiga - Video keributan antara dua wanita di WC umum mal kawasan Jakarta yang viral. 

Heboh Video Cewek Dibius di Mal hingga Penyekapan, Ternyata Cinta Segitiga Istri Labrak Wanita

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kisah asmara cinta segitiga bikin heboh di media sosial dan muncul video viral cewek dibius atau pembiusan perempuan hingga adanya perdagangan organ manusia.

Keributan cinta segitiga tersebut terjadi antara dua orang perempuan dan seorang laki-laki. Dua perempuan itu berinisial S dan E, sedangkan sang pria merupakan suami E.

Bagaimana kasus cinta segitiga bisa berujung hingga informasi pembiusan cewek dan penjualan organ tubuh?

Video berdurasi 1 menit 56 detik yang menarasikan upaya pembiusan salah satu pengunjung mal di wilayah Jakarta beredar luas di media sosial Twitter.

Berikut fakta-fakta yang sebenarnya terjadi di balik kasus "pembiusan cewek di sebuah mal di Jakarta" dihimpun tribunlampung.co.id dari kompas.com.

WC umum mal

Heboh cewek dibius di sebuah mal berawal dari video viral yang diberi keterangan adanya pembiusan cewek di sebuah WC umum mal di Jakarta.

"Baru dapet video modus pembiusan cewek di salah satu wc umum mall di Jakarta. Dan yang bikin kaget pelakunya ternyata cewek juga. Untung korbannya selamat dan langsung narik tas pelaku.

Duh, please be safe everyone. Please aware sama siapapun, even cewek juga. Scary AF!," tulis pengunggah video, @mommy_elzar, Jumat (15/3/2019) malam kemarin.

Perempuan S sekap cewek E

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (16/3/2019), Kapolsek Pademangan Kompol Julianthy membenarkan video tersebut.

Menurut dia, ada keributan di antara dua perempuan di Mal WTC Mangga Dua pada Jumat petang sebagaimana tergambar dalam video.

Julianthy mengatakan, pelaku yang berinisial S saat itu berusaha menyekap korban berinisial E di salah satu toilet.

Namun, E berhasil menyelamatkan diri setelah melawan S.

Suntikan dan obat bius

Kendati demikian, Kapolsek Pademangan Kompol Julianthy mengungkapkan, tidak ada upaya penyuntikan obat bius sebagaimana yang dinarasikan di media-media sosial.

"Tidak ada obat bius seperti yang diviralkan di medsos, tidak benar obat bius," kata Julianthy.

"Itu korban memang sempat mau disekap di toilet, tetapi korban berontak dan melawan," imbuuhnya.

Mengenai temuan jarum suntik di tas milik pelaku, Julianthy tidak membantahnya.

Namun, ia mengatakan bahwa alat-alat suntik itu memang sudah biasa dibawa oleh pelaku yang bekerja di bidang kosmetik.

Cinta segitiga

Kapolsek Pademangan Kompol Julianthy mengatakan, keributan antara S dan E dilatarbelakangi konflik cinta segitiga antara S, E, dan suami E.

Sore itu, S sengaja mendatangi E yang bekerja di WTC Mangga Dua guna melabrak dan menyekapnya.

Setelah keributan pecah, S dan E dilerai pihak keamanan setempat dan dibawa ke Mapolsek Pademangan.

Sepakat berdamai

Di Mapolsek Pademangan, keduanya bersama suami masing-masing sepakat berdamai dan tidak membuat laporan polisi.

"Sudah kami bujuk buat laporan polisi karena ini masalah serius, tapi yang bersangkutan atas bujukan dari suami korban dan suami si pelaku tidak membuat laporan dan dituangkan dalam surat pernyataan," ujar Julianthy. 

"Perlu digarisbawahi bahwa ini masa;ah cinta segitiga, tidak benar itu setelah dibius akan dijual organ tubuhnya, itu tidak benar," kata Julianthy.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved