Perseru Badak Lampung FC

Jelang Liga 1 Nasional 2019, Manajemen Perseru Badak Lampung FC Fokus Hadapi Verifikasi Homebase

Manajemen Perseru Badak Lampung FC terus mematangkan persiapan jelang kick off Liga 1 Nasional 2019 yang akan berlangsung pada 8 Mei 2019 mendatang.

Jelang Liga 1 Nasional 2019, Manajemen Perseru Badak Lampung FC Fokus Hadapi Verifikasi Homebase
TribunLampung/Noval Andriansyah
Kadispora Lampung Budhi Darmawan (empat dari kanan) berfoto bersama CEO Perseru Badak Lampung FC Marco Gracia Paulo (tiga kanan) dan Ketua Asprov PSSI Lampung Eddy Syamsu (empat dari kiri), usai rapat persiapan jelang verifikasi homebase Stadion Sumpah Pemuda Way Halim, Bandar Lampung di kantor Dispora Lampung, Selasa 4 April 2019. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Manajemen Perseru Badak Lampung FC terus mematangkan persiapan jelang kick off Liga 1 Nasional 2019 yang akan berlangsung pada 8 Mei 2019 mendatang.

Terbaru, manajemen Perseru Badak Lampung FC mengikuti rapat dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung serta Asosiasi Provinsi PSSI Lampung untuk membahas detail mengenai persiapan terutama kondisi Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim, yang nantinya akan menjadi markas skuat asuhan Jan Saragih tersebut.

Rapat berlangsung di ruang rapat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung Budhi Darmawan, Selasa 9 April 2019.

Hadir dalam rapat tersebut CEO Perseru Badak Lampung FC Marco Gracia Paulo dan Ketua Asprov PSSI Lampung Eddy Syamsu.

Usai rapat, Budhi mengatakan, agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Marco dengan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo pekan lalu.

“Intinya dalam rapat tadi pembahasannya antara lain mengenai skema penggunaan stadion Sumpah Pemuda. Karena kan sampai saat ini pengelolaan dan penggunaan stadion itu masih di PT Lampung Jaya Sakti sebagai PT yang menaungi Lampung Sakti FC. Jadi itu akan direview bersama antara kami, manajemen Perseru dan PT Lampung Jaya Sakti. Seperti apa teknisnya nanti akan kami bahas lebih lanjut,” kata Budhi saat ditemui Tribunlampung.co.id usai rapat, Selasa 9 April 2019.

Menurut Budhi, kondisi Stadion Sumpah Pemuda menjadi krusial karena untuk verifikasi operator PT Liga Indonesia Baru.

“Kami juga ada rencana akan melihat Stadion Kapten I Wayan Dipta yang menjadi markas Bali United. Apa saja yang mungkin bisa diterapkan di sini (Stadion Sumpah Pemuda) akan diterapkan dan akan kami pelajari,” jelas Budhi.

Hadapi 5 Laga Neraka di Awal Musim, Pelatih Perseru Badak Lampung FC: Kami Bermain untuk Menang

Sementara itu, Marco menjelaskan, saat ini pihaknya telah melakukan sejumlah perbaikan agar stadion yang berkapasitas sekitar 12 ribu penonton tersebut bisa lolos verifikasi PT LIB.

Halaman
12
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved