Tribun Lampung Utara

2 Jam Terjadi 2 Kecelakaan di Lampung Utara, Empat Tewas Dua Diantaranya Ibu dan Anak

Dalam 2 jam, terjadi 2 kecelakaan lalu lintas di jalan lintas Sumatera (jalinsum) Lampung Utara, Minggu 7 April 2019.

2 Jam Terjadi 2 Kecelakaan di Lampung Utara, Empat Tewas Dua Diantaranya Ibu dan Anak
ISTIMEWA
Jasa Raharja beri santunan ke keluarga korban kecelakaan di Lampung UTara 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA - Dalam 2 jam, terjadi 2 kecelakaan lalu lintas di jalan lintas Sumatera (jalinsum) Lampung Utara, Minggu 7 April 2019.

Dua kasus kecelakaan di jalinsum Lampung Utara memakan korban.

Empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di jalinsum, Lampung Utara.

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Jalinsum Desa Blambangan, Blambangan Pagar, Lampung Utara.

Terjadi kecelakaan antara motor dengan mobil Daihatsu Terios.

Kecelakaan itu mengakibatkan pengendara motor Ari Widyatmoko (22), meninggal dunia di tempat kejadian. 

Sementara rekannya yang dibonceng, Rawanda (21) mengalami luka berat.

Rawanda dirawat di RS Handayani Kotabumi.

Rekaman CCTV Pemotor Wanita Kecelakaan Tragis, Saksi Kaget Kepala Terpisah

Kecelakaan dalam Perjalanan ke Lokasi Wisuda, Pemuda Ini Tewas di Pelukan Orang Tua

Syarat dan Cara Klaim Asuransi Kecelakaan Jasa Raharja, Termasuk Besaran Santunan

Berselang kurang dari 2 jam, kembali terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalinsum km 95-96 Desa Gunung Labuhan Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara.

Kecelakaan ini melibatkan Bus PO NPM jurusan Padang – Jakarta yang bertabrakan dengan motor yang ditumpangi 3 orang.

Akibat kejadian itu pengendara dan yang dibonceng motor tersebut meninggal dunia seketika di tempat kejadian.

Mereka adalah Rusmini (25) dan Izam Febriyansah (4) yang merupakan Ibu dan anak.

Satu korban lain adalah Ela anggraini (24), ketiganya berdomisili di Dusun Talang Duren Desa Tanjung Iman Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara.

Jasa Raharja perwakilan Kotabumi, memberikan santunan kepada keluarga atau ahli waris, korban kecelakaan yang terjadi pada Minggu 7 April 2019.

Pemberian santunan dilakukan sehari setelah kejadian.

Kepala Jasa Raharja Kotabumi, Benny Adi Putra menjelaskan pihaknya sudah melakukan proses jemput bola sesuai domisili ahliwaris dan telah dibayarkan dana santunan meninggal dunia kepada masing-masing ahli waris korban.

"kepada korban yang mengalami cidera luka kami telah terbitkan guarantee letter ke pihak rumah sakit yang merawat korban dengan biaya pengobatan maksimal Rp 20 juta," katanya, Rabu 10 April 2019.

Sesuai ketentuan UU. 34 Th.1964 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PKM.010/2017 tentang besaran santunan dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan bahwa bagi korban meninggal dunia ahli warisnya diberikan santunan sebesar Rp.50.000.000.

Bagi korban yang mengalami cidera luka dan dirawat di rumah sakit akan diberikan jaminan biaya pengobatan maksimal Rp. 20.000.000.

"Penyelesaian dana santunan yang cepat tidak terlepas dari sinergi yang terjalin baik dengan pihak kepolisian Satlantas Polres Lampung Utara. Proses penanganan kejadian yang cepat dan tepat sehingga dana santunan dapat segera dibayarkan kepada ahli waris korban," jelas Benny.

(Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved