Tribun Pesawaran
Banjir Rendam 4 Desa di Padang Cermin: Marinir Evakuasi 1 Korban Tewas, Gendong Anak hingga Lansia
Setidaknya empat desa di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, terendam banjir, Sabtu (20/4/2019).
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Yoso Muliawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Setidaknya empat desa di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, terendam banjir, Sabtu (20/4/2019). Hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat (19/4/2019) malam membuat ratusan rumah terkepung air setinggi rata-rata 1 sampai 1,5 meter. Satu warga lanjut usia meninggal dunia.
Brigade Infanteri 4 Marinir Berdiri Sendiri (Brigif 4 Mar/BS) Piabung menerjunkan tim Prajurit Reaksi Cepat untuk membantu evakuasi warga. Prajurit silih berganti mengevakuasi warga. Ada yang membopong lansia, ada yang menggendong anak-anak.
Dankima Brigif 4 Mar/BS Mayor Mar Siswanto mengungkapkan, pihaknya menurunkan perahu karet dalam proses evakuasi warga. Termasuk, saat memulangkan jenazah lansia, Sadiem (73), ke rumah duka di Dusun Rawa Subur, Padang Cermin.
"Ada satu korban meninggal dunia akibat tenggelam atas nama Ibu Sadiem, umur 73 tahun. Prajurit sudah memulangkan jenazah korban menggunakan perahu karet," kata Siswanto melalui ponsel, Sabtu sore.
Tercatat sekitar 200 kepala keluarga berhasil dievakuasi.
"Warga yang dievakuasi mayoritas orangtua, ibu hamil, dan anak kecil," ujar Siswanto.
Ia menjelaskan, banjir mulai surut pada Sabtu siang.
"Ketinggian air berkurang menjadi 30 centimeter," kata Siswanto.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona telah turun ke lokasi banjir di Padang Cermin, sekaligus memberi arahan penanggulangan.
Selain itu, Wakil Komandan Brigif 4 Mar/BS Piabung Letnan Kolonel Mar Datuk Sinaga juga sempat meninjau ke lokasi banjir.
"Kami mengimbau warga yang terdampak bencana banjir agar bersabar dan mewaspadai potensi hujan berikutnya," ujar Letkol Datuk. (Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)