Hotel Radisson Lampung Kedaton Beroperasi Pekan Depan

Hotel Radisson Lampung Kedaton yang berada di Mal Boemi Kedaton soft opening pada Kamis (2/5/2019).

Tayang:
Penulis: Ana Puspita Sari | Editor: wakos reza gautama
Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari
Peresmian Hotel Radisson Lampung Kedaton 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Hotel Radisson Lampung Kedaton yang berada di Mal Boemi Kedaton, soft opening pada Kamis (2/5/2019).

Hotel Radison Lampung Kedaton yang termasuk dalam kepemilikan Chandra Group ini akan mulai beroperasi dan menerima tamu menginap pada Senin (6/5/2019) pekan depan.

General Manager Radisson Lampung Kedaton Raj Jadhav mengatakan, untuk harga kamar hotel saat ini memang masih dalam proses diskusi.

Pada soft opening, pihaknya juga akan menawarkan promo harga khusus.

"Hari ini memang belum mulai menjual kamar hanya soft opening saja. Kami akan mulai menerima tamu menginap pada Senin 7 Mei 2019," jelasnya di sela soft launching.

Raj menambahkan, Radisson Lampung Kedaton memiliki total 210 kamar.

Pada soft opening kali ini yang bisa digunakan baru 106 kamar.

Promo Ramadan di Asoka Luxury Hotel Lampung, Buka Puasa Hanya Rp 70 Ribu

Kamar terdiri dari kamar tipe Superior, Superior Deluxe, Junior Suite dan Executive Suite.

Untuk fasilitas gym, ballroom dan meeting room (akan ada 4 meeting room), sky lounge dan bar akan dibuka bersamaan dengan grand opening pada akhir tahun 2019.

Salah satu fasilitas yang sudah bisa digunakan adalah restoran Radisson Lampung Kedaton.

Restoran Radisson Lampung Kedaton mampu menampung 160 pax dilengkapi dengan outside area dimana tamu bisa merokok (smoking) dengan kapasitas 30 pax.

Jadi, secara total restoran Radisson Lampung Kedaton bisa menampung dikisaran hingga 200 pax.

Raj menambahkan, selain fasilitas yang sangat memadai, keamanan juga menjadi hal yang utama bagi Radisson Lampung Kedaton.

Untuk menunjang keamanan tamu maupun karyawan yang bekerja di dalamnya, hotel bintang 4 ini tak ragu mengeluarkan budget besar yakni mencapai kisaran Rp 5 - 6 miliar untuk sistem keamanan kebakaran (Fire Safety System) saja.

Contoh saja, terkait antisipasi manakala terjadi sesuatu, misal kebakaran, Radisson Lampung Kedaton memiliki pintu emergency exit dalam jumlah yang banyak sehingga tidak hanya terpaku dan berjubel pada satu pintu di satu ruangan.

Kemudian, fire door (pintu tahan api) yang digunakan di Radisson Lampung Kedaton adalah fire door yang sangat layak dimana 1 fire door saja senilai Rp 22 juta.

"Kami memastikan bahwa sistem kami, sistem alarm kebakaran kami bekerja dengan baik, kami juga memiliki pendeteksi asap yang kami siapkan dengan biaya yang tidak sedikit demi keamanan semua orang yang ada di hotel," lanjut dia.

Pada kesempatan soft opening ini, Raj juga mengajak masyarakat Lampung untuk datang dan menginap di Radisson Lampung Kedaton karena Radisson Lampung Kedaton sangat menyenangkan seperti mottonya yakni Simply Delightful.

"Saya bersama tim siap menyambut dan memberikan pelayanan terbaik dan terhebat. Silahkan datang ke Radisson Lampung Kedaton," ajak Raj.

Di tempat yang sama, Owner Radisson Lampung Kedaton Alesius Bunawan mengatakan, Radisson Lampung Kedaton hadir sebagai hotel yang ramah.

Ramah yang dimaksud adalah ramah dalam arti luas yakni ramah lingkungan, ramah pelayanan sehingga tamu yang menginap di Radisson Lampung Kedaton akan terkesan.

Radisson Lampung Kedaton juga memberikan pelayanan yang baik karena ditangani oleh Radisson Hotel Group yang berpengalaman dan sudah memiliki hampir 2.000 jaringan hotel di dunia.

"Layanan dan kenyamanan untuk konsumen itu yang diutamakan. Kemudian keamanan, Radisson Lampung dirancang menggunakan pintu khusus sehingga apabila terjadi apa-apa di dalam gedung sudah dipersiapkan penanganannya seperti apa," ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN berharap beroperasinya Radisson Lampung Kedaton diharapkan mampu membawa angin surga bagi rakyat Lampung, utamanya Bandar Lampung.

Ia yakin hotel di Bandar Lampung akan semakin ramai lagi dan lebih banyak peminatnya dari seluruh Indonesia maupun mancanegara karena Lampung, disebutnya sebagai tempat wisata paling bagus nomor dua setelah Bali.

"Pantainya cukup bagus, air terjun lengkap dan tempat wisatanya banyak namun secara bertahap sedang dikelola untuk jalan dan keamanannya," jelas dia.

Herman menambahkan, saat ini di Bandar Lampung sudah ada sekitar 15 hotel dan banyak kegiatan nasional (hampir setiap bulan) yang digelar di Lampung dimana kegiatan tersebut memerlukan hotel dan ruang pertemuan hingga 1.000 - 2.000 orang.

"Saya menyambut baik dengan bertambahnya hotel maupun swalayan karena pasti mereka menambah karyawan sehingga mengurangi pengangguran, mengurangi kemiskinan dan membuat ekonomi jadi meningkat," lanjut dia.

Terkait dengan Radisson Lampung Kedaton, Herman berharap agar dapat meningkatkan pelayanan yang baik dan mengutamakan kebersihan untuk masyarakat, disamping menyediakan fasilitas yang lengkap untuk membuat hotelnya ramai oleh tamu.

"Bagus, bagus (ruangannya), ornamen Lampungnya juga menonjol. Saya yakin ini akan ramai," pungkas dia.

(Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved