Drama Korea Sky Castle Setop Tayang di Trans TV, Muncul Dugaan-dugaan Liar
Drama Korea Sky Castle Setop Tayang di Trans TV, Muncul Dugaan-dugaan Ini
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Penayangan drama korea Sky Castle sempat mengalami perubahan.
Sebelumnya drama korea ini hadir setiap hari Senin-Jumat pukul 19.30 WIB.
Memasuki bulan puasa, drama korea Sky Castle mengalami perubahan jam tayang menjadi hari Sabtu (10/5/2019) pukul 19.30 WIB.
Stasiun Televisi Trans TV sendiri mulai menayangkan drama korea Sky Castle pada hari Senin (15/4/2019).
Drama Sky Castle memiliki jumlah total 20 episode.
Namun di pertengahan drama korea Sky Castle dihentikan penayangannya dan menyisakan 5 episode akhir.
Melansir dari instagram @transtv-corp, diberitahukan bahwa drama korea Sky Castle tidak akan dilanjutkan lagi penayangannya di Trans TV.
Pemberhentian tayang Sky Castle diketahui ketika admin instagram @transtv-corp menjawab pertanyaan para warganet pada postingan jadwal tayang drama korea My Fellow Citizens.
Tidak diketahui apa yang menjadi alasan berhentinya tayangan drama Korea Selatan tersebut di Trans TV.
Namun beberapa warganet yang mempertanyakan kelanjutan drama korea Sky Castle pun mengungkapkan kekesalannya.
Beberapa warganet yang bahkan menduga duga alasan penghentian drama korea Sky Castle. Satu di antaranya terkait genre drama korea tersebut yang disebut cukup 'keras' dan mendapat peringatan KPI.
@Syifahejufree : Tersedih drakor sebagus sky castle di cut gitu aja.. Banyak pelajaran parenting nya padahal.. Cuma ya mungkin banyak yang ga suka tema berat kaya gini.. Aigooo sayang tapi min tinggal 5 episode lagi
@uhasanah91 : Jelasin sejelas2nya knapa @transtv_corp jgn cuma balesin komen netizen aja.apa iya sky castle kena banned KPI atau copy right dari korsel.jangan bikin kita suudzon dibulan puasa deh-_-;
Mendapatkan pertanyaan tersebut admin instagram Trans Tv hanya menjawab bahwa drakor Sky Castle tidak akan tayang kembali.
@transtv_corp : Halo, selamat siang! Mohon maaf sebelumnya, untuk Sky Castle sudah tidak tayang lagi karena satu dan lain hal. Sementara itu, kita saksikan #DrakorTTV terbaru #MyFellowCitizens yuk!
Drama Sky Castle merupakan satu drama sukses di Korea Selatan yang mengambil kisah sisi gelap kehidupan para chaebol atau orang super kaya di Korsel.
Drama ini bahkan mampu melewati rekor rating dari drama Goblin yang lebih dulu mendulang sukses.
Sky Castle resmi menjadi drama dengan rating tertinggi dalam sejarah TV kabel Korea.
Menurut Nielsen Korea drama Sky Castle mencetak rating hingga rata-rata sebesar 22,3%.
Drama JTBC itu mengalami kenaikan sebesar 2,4% dari episode sehari sebelumnya yang berhasil mencetak rating hingga 19,9%.
Perolehan rating dari Sky Castle tersebut berhasil membuatnya menjadi drama dengan rating tertinggi dalam sejarah TV kabel Korea dari kategori drama dan non drama.
Sebelumnya rekor drama dengan rating tertinggi dipegang oleh drama populer Gong Yoo yaitu Goblin.
Drama ini bercerita tentang istri para orang kaya Korea Selatan yang menjadikan putra putri mereka menjadi lambang kebanggaan.
Para istri tersebut menghalalkan segala cara agar anak anaknya dapat bersekolah di tempat yang bergensi.
Tak hanya dengan cara kotor, mereka juga memaksakan agar putra putrinya dapat belajar atau meraih prestasi tertentu di sekolah agar orangtuanya semakin terpandang dalam komunitas Sky Castle tempat mereka tinggal.
Akibatnya, perasaan anak anak para orang kaya tersebut pun tersiksa, merasa tidak bahagia hingga ada pula yang menjadi pelaku kejahatan.
Terdapat pola asuh yang salah dari para orangtua tersebut terhadap putra putrinya.
Nah, agar tumbuh kembang anak kita tidak seperti itu, perlu bagi orangtua mencermati pola asuh yang tepat.
Pentingnya orangtua mencermati pola asuh yang tepat, untuk tumbuh kembang Si Kecil.
• Aurel Ungkap Sosok yang Larang Anang Konser Bareng Krisdayanti dan Syahrini
• Download dan Lirik Lagu A Whole New World Zayn Malik dan Zhavia Ward OST Film Aladdin
• Pesta Mewah Bareng Nagita Slavina, Penampilan Kahiyang Ayu Curi Perhatian
• Sering Diejek, Artis Muda Ini Putuskan Oplas, Hasilnya Bikin Fans Menangis
Melansir Nakita.id salah satu pola asuh yang penting untuk diketahui yaitu mindful parenting.
Mindful parenting yaitu pola asuh orangtua dengan kesadaran penuh dalam memberikan perhatian dan tidak memberikan penilaian negatif terhadap pengalaman anak.
Keterampilan dalam mindful parenting merupakan hal yang mendasar bagi orangtua, supaya komunikasi dengan anak berjalan lancar.
Orangtua yang memiliki keterampilan mindful parenting akan terhindar dari stres yang diakibatkan pengasuhan (parenting stress), mampu menghargai pendapat dan tindakan anak, mampu melaksanakan peran sebagai orangtua, dan menjalin hubungan yang harmonis antara orangtua dan anak.
Menurut Melly Kiong, praktisi mindful parenting terdapat lima dimensi Moms yang perlu diperhatikan dalam pola asuh ini, yaitu sebagai berikut:
"Poin utama dalam mindful parenting ini yaitu orangtua harus mau mendengaarkan dan berbicara kepada anaknya dengan penuh empati, berikanlah peluang pada anak untuk berbicara dan kita orangtua sebagai pendengar.
Bagaimana bisa anak memiliki kesempatan untuk berbicara jika orangtua tidak bersedia mendengarkan", ungkap Melly ditemui eksklusif oleh Nakita.id di bilangan Jakarta Pusat, Selasa (8/5).
Serba serbi mindful parenting bersama Melly Kiong, praktisi mindful parenting.
Melly menekankan, jika orangtua bersedia mendengarkan maka akan banyak masalah yang bisa ditemukan solusinya karena komunikasi berjalan dua arah.
Tidak menghakimi
Kebanyakan orangtua cenderung memberikan label negatif terhadap anak, seperti nakal atau susah diatur yang terntunya berdampak buruk terhadap tumbuh kembangnya.
"Salah satu metode yang saya lakukan adalah, ajak anak-anak untuk duduk dan membuat peraturan bersama jadi peraturan tak hanya berasal dari satu sisi tetapi anak juga dilibatkan," ujar Melly.
Misalnya saat membuat rules anak bermain game, orangtua dan anak dapat berkomuikasi bahwa game hanya boleh dimainkan saat anak libur sekolah.
"Jika kita menghargai pendapat anak, maka akan menumbuhkan kepercayaan diri anak sehingga anak akan lebih terbuka kepada orangtuanya," tambahnya.
Kesadaran dalam mengendalikan emosi diri
Perlu diingat, anak sejatinya bukanlah pendengar yang baik namun mereka akan merekam apa yang dilakukan oleh orangtua.
"Dengan kesadaran ini, orangtua akan lebih belajar mengendalikan diri bahwa tidak selamanya anak yang melakukan kesalahan.
Ada kalanya orangtua juga harus berubah dan memperbaiki diri", tutur Melly.
Adil dan bijaksana
Selain itu, penting bagi orangtua untuk selalu berlaku adil dan bijaksana termasuk saat membina bonding yang baik dengan buah hati.
"Penting bagi orangtua untuk merendahkan hati dan selalu belajar, dengan begitu mindset akan berubah sehingga orangtua akan memiliki pandangan baru dalam mendidik anak menjadi lebih baik," ujar Melly.
Kasih sayang kepada anak
Dengan mendidik anak penuh kasih sayang, maka besar kemungkinannya anak tumbuh menjadi pribadi yang penuh kasih sayang juga.
"Misalnya dengan tidak bertengkar di hadapan anak itu kalau bisa dihindari, solusinya dengan menerapkan kelima dimensi ini dan tidak menuntut kesempurnaan dari pasangan.
Kalau diibaratkan, pernikahan itu seperti akuarium dimana orangtua adalah air dan anak kita itu ikan. Kalau airnya keruh, tentu ikan enggak bisa hidup dengan nyaman", tegas Melly.
Melly menambahkan, keterampilan orangtua menerapkan mindful parenting berdampak positif terhadap psikologis anak.
Diantaranya anak akan merasa dihargai, anak akan mampu mengomunikasikan masalah kepada orangtua dengan baik, mendorong anak melakukan perilaku yang positif dan mengemangkan suasana keluarga yang kondusif dan penuh kasih sayang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/sinopsis-sky-castle-episode-11-yang-tayang-hari-senin-29-april-2019-di-trans-tv.jpg)