Tribun Lampung Utara

Isi Warung Warga Bukit Kemuning Dikuras Komplotan Maling Saat Pemiliknya Tarawih di Musala

Isi Warung Warga Bukit Kemuning Dikuras Komplotan Maling Saat Pemiliknya Tarawih di Musala

Isi Warung Warga Bukit Kemuning Dikuras Komplotan Maling Saat Pemiliknya Tarawih di Musala
Tribunlampung.co.id/Anung
Lima tersangka pembobol warung di bukit kemuning 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BUKITKEMUNING - Warga di Kabupaten Lampung Utara diimbau waspada terhadap pencurian di bulan puasa Ramadan.

Seperti dialami Muhammad Sabari (50), warga Bukit Kemuning Lampung Utara, menjadi korban aksi tindak pidana pencurian yang dilancarkan komplotan maling dengan menguras isi toko milik korban M Sabari yang berada di rumahnya.

Dalam laporan korban yang disampaikan melalui pengaduan bernomor LP/B/ 190/ V / 2019 / LPG / Polsek Bukitkemuning, pada tanggal 22 Mei 2019.

Dalam peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang menunaikan ibadah Salat Tarawih di Musala Nuruwotan, Rabu, (22/5/2019), sekitar pukul 19.30 WIB. Tentu saja, rumah korban saat itu dalam keadaan tidak berpenghuni.

Mengetahui situasi rumah korban kosong, komplotan maling yang berjumlah lima orang ini menyatroni kediaman M Sabari. Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Bukitkemuning.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Budiman Sulaksono, melalui Kapolsek Bukit Kemuning Kompol. Ery Hafri, menyampaikan, polsek setempat telah ungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang membongkar warung korban M. Sabari.

Tim Satgas Pangan Sidak Kebutuhan Lebaran dari Daging Hingga Sembako

“Pelaku ada lima orang tersangka. Satu di antaranya merupakan pelaku utama dan seorang penjahat kambuhan (residivis.red) dalam kasus serupa,” katanya, Senin (27 Mei 2019)

Diuraikannya, kelima tersangka dimaksud, yakni Misriyanto, (27), merupakan pelaku utama dan seorang residivis; Muhdorozak Muhammad Tomi, (20), juga merupakan pelaku utama; AW, (17), yang masih berstatus sebagai pelajar di salah satu SMK setempat; Muhammad Abidin, (19); serta NS, (16), yang tercatat masih duduk di bangku salah satu SMP Negeri di Kecamatan Bukit Kemuning.

Kelima komplotan maling ini seluruhnya merupakan warga Kecamatan Bukit Kemuning.

Selasa Besok Ada Penyeberangan Gratis Bagi Pemudik Sepeda Motor, Berikut Syarat dan Jadwalnya

“Modus operandi yang dilancarkan kelima tersangka ini hingga dapat masuk ke dalam warung korban dengan cara merusak plavon di bagian teras depan,” jelas Ery Hapri, yang langsung memimpin Unit Reskrim Polsek Bukit Kemuning saat melakukan penyergapan dan penangkapan paksa para tersangka.

Halaman
12
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved