Tribun Lampung Selatan

Diskes Lampung Selatan Siagakan 14 Dokter Jaga di Posko Kesehatan

Dinas Kesehatan kabupaten Lampung Selatan menyiagakan 14 dokter untuk berjaga di posko kesehatan di sepanjang jalur mudik lebaran.

Diskes Lampung Selatan Siagakan 14 Dokter Jaga di Posko Kesehatan
Tribunlampung.co.id/Dedi
Kadiskes Lampung Selatan Jimmy P Hutapea 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Dinas Kesehatan kabupaten Lampung Selatan menyiagakan 14 dokter untuk berjaga di posko kesehatan di sepanjang jalur mudik lebaran yang ada di kabupaten tersebut.

Menurut Kadiskes Lampung Selatan, Jimmy P. Hutapea, ada 14 posko kesehatan di sepanjang jalur mudik Jalinsum dan Jalinpatim di wilayah Lampung Selatan.

Dimana total tenaga medis yang disiagakan untuk pelayanan pada posko kesehatan tersebut mencapai 76 orang termasuk 14 orang tenaga dokter. Dimana nantinya para tenaga medis ini akan bertugas secara bergantian.

“Untuk posko kesehatan ini dibuka 24 jam. Dan kita sudah siapkan tenaga medinya untuk berjaga di posko,” kata dia saat ditemui di posko kesehatan pelabuhan Bakauheni, jumat (31/5).

Jimmy mengatakan pihaknya telah menyiapkan obat-obatan dan sarana untuk penanganan pasien. Termasuk penyiagakan 26 mobil ambulance yang diantaranya ditempatkan di posko-posko kesehatan.

Selain posko kesehatan, kata dia, untuk puskesmas rawat inap juga buka 24 jam seperti biasa. Begitu juga dengan rumah sakit. Ada beberapa rumah sakit rujukan, diantaranya RSUD Bob Bazar Kalianda dan RS Natar Medika di Natar.

Ada Apa Ini? Awak Media Dibatasi Meliput Kunjangan Wakapolri di Bakauheni

“Pengalaman tahun lalu, selain kecelakaan ada beberapa kasus pemudik yang sakit kita tangani di posko kesehatan,” ujarnya.

Setelah 2 Juni Masa Jabatan Ridho Habis, Inilah Sosok yang Akan Mengisi Plh Gubernur Lampung

Jimmy pun memberikan tips kepada para pemudik yang menggunakan kendaraan. Ia mengatakan sebelum melakukan perjalanan ada baiknya pemudik untuk mengecek kondisi kesehatannya.

Selain itu selama dalam perjalanan, meski tetap menunaikan ibadah puasa. Ada baiknya pemudik menyiapkan makanan-makanan yang bergizi dan berserat tinggi untuk didalam perjalanan.

Samsat Imbau Pajak Kendaraan Jatuh Tempo Dibayar Sebelum 15 Juni 2019

“Saat berbuka, makan lah makanan yang memiliki serat dan kandungan gizi yang tinggi ini untuk mengembalikan kondisi stamina tubuh,” terang dirinya.

Geger Penemuan Mayat Perempuan Membusuk di Samping Hotel Sahid Lampung

Dan tidak kalah penting, kata dia, pemudik lebih baik beristirahat ketika kondisi tubuhnya sudah mulai letih. Menurut Jimmy, sebaiknya para pemudik beristirahat sejenak setelah menempuh perjalanan 4 jam.

“Lebih baik setiap 4 jam sekali, pemudik beristirahat sebentar guna melemaskan kembali otot-ototnya. Sehingga tidak mudah letih dan kehilangan konsentrasi saat mengemudi,” ujarnya. (tribunlampung.co.id/dedi sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved