Kisah Haru Kesetiaan Dua Presiden Temani istri Hingga Ajal Menjemput
pernah dialami dan terjadi pada dua Presiden Republik Indonesia ke-3, BJ Habibie dan Presiden Indonesia ke – 6, Susilo Bambang Yudhoyono
Penulis: Romi Rinando | Editor: wakos reza gautama
Dia memiliki keinginan terakhir sebelum jenazah Ani Yudhoyono dimakamkan.
Yakni berharap untuk bisa mencium istrinya dalam kali terakhir sebelum peti ditutup.
Berita duka ini membuat banyak khalayak bersimpati.
Tak sedikit yang mengenang kembali sosok Ani Yudhoyono yang tangguh dan mengayomi semasa hidupnya.
Kisah perjalanan cintanya dengan SBY yang pernah menjabat sebagai Presiden Indonesia pun bagai Ainun Jilid II.
Tak mudah menjadi teman hidup pemimpin, untuk berada di sana saat SBY dihujani cacian dan kritik.
Kesetiaan kepada pasangan hingga maut memisahkan, meninggalkan sosok para pemimpin ini berkabung.
Seperti apa yang dirasakan SBY saat ini, Habibie, yang juga mantan Presiden Indonesia pernah berada dalam situasi tersebut.
Kisah Habibie-Ainun bisa dibilang melegenda.
Bagi Habibie, kematian Ainun pada 2010 lalu merupakan hal terberat yang dirasakan selama hidupnya.
Setelah Ainun meninggal, Habibie setiap Minggu berziarah ke makam istrinya.
Bunga sedap malam, kesukaan istrinya selalu dibawa ke makam Ainun.
Dia menyebutkan Ainun selalu hadir bersama dirinya, Habibie dapat merasakah hal itu, bahkan, saat masih hidup, kesetiaan Ainun tak diragukan lagi.
Suatu waktu, Habibie mengenang ketika dirinya tak memiliki uang.
Ainun di rumah menanak nasi dan membuat abon.