Noe Letto Hadiri Maiyah Dualapanan di Ponpes Al Muttaqien

Noe Letto akan menghadiri acara Maiyah Dualapanan di Ponpes Al Muttaqien, Kemiling, Bandar Lampung, Sabtu, 8 Juni 2019.

Istimewa
Noe Letto akan menghadiri acara Maiyah Dualapanan di Ponpes Al Muttaqien, Kemiling, Bandar Lampung, Sabtu, 8 Juni 2019. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Noe Letto akan menghadiri acara Maiyah Dualapanan di Ponpes Al Muttaqien, Kemiling, Bandar Lampung, Sabtu, 8 Juni 2019.  

Pimpinan Yayasan Al Muttaqien KH Musthopa Wagianto menuturkan, kegiatan Sinau Bareng itu sengaja diadakan dalam momen hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah untuk memberikan makna dalam halal bihalal bagi masyarakat Bandar Lampung.

“Ya memang waktunya bertepatan dengan Lebaran keempat. Ini sekaligus kami peruntukkan bagi masyarakat sekitar dan keluarga besar Maiyah di Lampung. Ini juga memanfaatkan momentum penting kehadiran Gus Sabrang MDP atau lebih dikenal dengan Noe Letto ke Lampung,” kata Musthopa dalam rilisnya, Jumat, 7 Juni 2019.

Maiyah adalah sebuah acara majelis ilmu yang rutin dilakukan sebagai wahana membahas hal-hal yang ada di masyarakat dan sedang berlangsung, dengan pembicara dari berbagai kalangan.

“Maiyah memang sebuah ajang mengeluarkan pendapat dan berdiskusi aktif, serta mencerdaskan pikiran kita. Apa pun itu bentuknya, manfaatnya adalah ketika kita pulang dari ikut dalam diskusi Maiyah, ada yang berubah dalam pemikiran kita. Baik tentang pemahaman hidup maupun hal-hal lain dalam masyarakat,” beber dia.

Kunjungan ke Lapas Kota Agung Capai Ratusan Saat Idul Fitri 1440 H

Antrean di Pelabuhan Bakauheni Sempat Mencapai 1 Km, Pemudik Kebingungan Menuju Dermaga Eksekutif

Maiyah merupakan cara sinau bareng alias belajar bersama bagi semua pihak untuk saling memberikan teguran, ide, dan gagasan yang disampaikan dengan cara sederhana namun penuh makna.

“Harapannya, anak-anak muda bisa ikut menyelami model Maiyah seperti ini. Karena bagaimanapun juga, masukan dan gagasan yang cerdas kadang-kadang muncul di sini yang sangat bermanfaat bagi generasi muda khususnya,” ungkap dosen UIN Raden Intan Lampung ini.

Kerja ini ditopang oleh anak-anak muda yang juga mempunyai pandangan yang visioner ke depan.

“Anak-anak muda yang siap maju dan berhasil membangun bangsa, yang menghelat acara ini. Memang ini waktu yang khusus, karena biasanya sesuai dengan nama Maiyah Dualapanan digelar setiap tanggal 28. Namun karena ada tamu istimewa, maka kami menggelar pada Sabtu, 8 Juni 2019,” tambah pria yang biasa disapa Pakde ini. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved