KMP Mutiara Persada II yang Kandas Berhasil Dievakuasi

Evakuasi dilakukan dengan menggunakan kapal toag boat untuk menarik kapak KMP Mutiara Persada II.

KMP Mutiara Persada II yang Kandas Berhasil Dievakuasi
Tribunlampung.co.id/Dedi
KMP Mutiara Persada II berhasil dievakuasi 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Upaya evakuasi kapal KMP Mutiara Persada II Pada pagi ini berhasil. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan kapal toag boat untuk menarik kapak KMP Mutiara Persada II.

Upaya evakuasi ini dilakukan sekitar pukul 10.00 wib, saat kondisi pasang laut cukup tinggi. Rencananya KMP Mutiara Persada II Akan sandar di dermaga 3 pelabuhan Bakauheni untuk bongkar muatan.

KMP Mutiara Persada II Kandas di gosong (gugusan karang) dekat pulau Rimau perairan pelabuhan Bakauheni pada jumat (7/6) dini hari kemarin. KMP Mutiara Persada II mengangkut 516 orang penumpang, baik yang ada di dalam kendaraan maupun penumpang pejalan kaki.

Para penumpang kapal telah di evakuasi ke pelabuhan Bakauheni sejak Jumat siang kemarin.

KMP Mutiara Persada II ini kandas saat hendak masuk alur untuk sandar di pelabuhan Bakauheni. Kapal berangkat dari pelabuhan Merak, Banten.

Sebelumnya ratusan penumpang kapal yang menunggu di lobby ruang tunggu penumpang, sempat mengeluhkan lambatnya upaya evakuasi kapal KMP Mutiara Persada yang kandas. Pasalnya sebagian penumpang ini masig harus melanjutkan perjalanannya cukup jauh. Ada yang hendak ke Palembang, Padang dan juga Pekanbaru.

Terjunkan 3 Tugboat, KMP Mutiara Persada II yang Kandas Akan Dievakuasi Pagi Ini

"Kita sudah menunggu lebih dari 24 jam. Kita menunggu kepastian evakuasi kapal," terang Anton salah seorang penumpang KMP Mutiara Persada II.

Penumpang KMP Mutiara Persada II Masih Bertahan di Pelabuhan Bakauheni

Para penumpang pun mengaku mereka sempat kecewa dengan pelayanan yang diberikan pihak perusahaan ALP (Athosin Lampung Pelayaran) yang mengoperasikan KMP Mutiara Persada II.

Para penumpang pun minta kedepan ada penanganan pelayanan yang lebih baik lagi untuk kejadian-kejadian yang sama kedepan. Sehingga para pengguna jasa bisa lebih nayaman menggunakan jasa penyeberangan.(tribunlampung.co.id/dedi sutomo)

Penulis: Deni Saputra
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved