Ini Risiko Terburuk Jika Membeli Kendaraan Berkode ST dengan STNK Only

Ini Risiko Terburuk Jika Membeli Kendaraan Berkode ST dan STNK Only, Patut Waspada

Ini Risiko Terburuk Jika Membeli Kendaraan Berkode ST dengan STNK Only
Warta Kota
Ini Risiko Terburuk Jika Membeli Kendaraan Berkode ST dengan STNK Only 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Salah satu alasan membeli kendaraan bodong adalah harga yang miring.

Biasanya, motor atau mobil ini saat dijual ada embel-embel sebutan 'STNK only' atau 'ST'.

SEIRING berkembangnya media sosial (medsos) dan situs jual beli online, berkembang pula volume jual beli kendaraan bekas, baik motor maupun mobil, melalui online.

Namun, jika Anda tidak hati-hati, bisa tertipu membeli motor atau mobil bekas dengan surat-surat yang tidak lengkap atau bahkan palsu.

Dan ternyata, jual beli motor atau mobil bodong ini juga ikutan marak di medsos atau situs jual beli online.

 

Jelas, jual beli motor atau mobil seken bodong ini melanggar aturan. Namun mengapa tetap banyak pembelinya? 

Salah satu alasan mendasarnya adalah harga yang miring. Biasanya, motor atau mobil ini saat dijual ada embel-embel sebutan 'STNK only' atau 'ST'.

Itu artinya motor yang dijual hanya memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saja, tanpa disertai Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Tak heran pula, pihak kepolisian selalu mengingatkan agar masyarakat tak membeli mobil atau motor bertanda 'STNK Only' atau 'ST' tersebut.

Dengan tidak membeli motor atau mobil seken berkode 'ST' atau 'STNK Only' tersebut, Anda sudah pasti terhindar dari permasalahan yang muncul belakangan.

Halaman
1234
Editor: taryono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved