Kisah Perempuan Indonesia Dijual ke China, Diimingi Jodoh Pria Kaya Raya

Puluhan perempuan dari Kalimantan Barat dan Jawa Barat diduga menjadi korban perdagangan orang ke China dengan modus perjodohan.

Tayang:
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/ama
Sekjen SBMI Bobby Anwar Maarif (kanan) dan Mon (kedua kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (23/6) lalu. 

Kisah Perempuan Indonesia Dijual ke China, Diimingi Jodoh Pria Kaya Raya

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Puluhan perempuan dari Kalimantan Barat dan Jawa Barat diduga menjadi korban perdagangan orang ke China dengan modus perjodohan.

Ke-29 perempuan itu diincar para perekrut yang disebut "mak comblang" dengan iming-iming uang.

Seperti apa ceritanya?

Mon adalah salah satu dari korban perdagangan orang ini.

Dia terbuai janji manis teman perempuannya yang baru dikenalnya di media sosial.

Oleh temannya itu, Mon diiming-imingi akan dijodohkan dengan pria kaya raya asal China.

Saat itu kira-kira September 2018, Mon dan teman barunya itu bertemu di Singkawang, Kalimantan Barat.

Mon lalu dibawa ke rumahnya dan dikenalkan kepada dua pria keturunan China, tetapi perempuan berusia 22 tahun ini menolak.

"Cowok yang satu sudah tua dan yang kedua agak-agak idiot gitu," ujar Mon di kantor LBH Jakarta, belum lama ini.

Gila Belanja, Wanita Ini Tega Jual Anaknya ke Sindikat Perdagangan Orang Demi Beli Kosmetik

6 Pelaku Bisa Dijerat UU Perdagangan Orang Usai Setubuhi Gadis 14 Tahun

Keesokan harinya, Mon dipertemukan lagi dengan seorang pria asal China yang usianya 28 tahun.

Di situ, dia setuju untuk "dijodohkan" dengan rayuan dibelikan emas dan dikirimi uang setiap bulan ke orangtuanya yang tinggal di Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak, Kalbar.

"Saya diimingi-imingi uang, dibelikan emas, dikirimi uang ke orangtua, hidup berkecukupan, diperlakukan baik, bahkan kalau mau pulang ke kampung akan diurus," tutur Mon.

Tak lama setelah itu, dia dan pria yang bernama Hao Tengfei bertunangan.

"Saat kami tukar cincin itu di tempat rias. Saya juga menerima uang Rp 19 juta. Lalu saya dan si mak comblang itu dibawa ke sebuah rumah dengan membawa surat nikah," katanya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved