Pemilu 2019

Kejari Tanggamus Selidiki Perkara Dugaan Pemotongan Dana Operasional KPPS

Kejari Tanggamus tengah menyelidiki perkara dugaan pemotongan dana operasional bagi kelompok panitia pemungutan suara (KPPS).

Kejari Tanggamus Selidiki Perkara Dugaan Pemotongan Dana Operasional KPPS
TRIBUN LAMPUNG/TRI YULIANTO
Gedung Kejaksaan Negeri Tanggamus 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus tengah menyelidiki perkara dugaan pemotongan dana operasional bagi kelompok panitia pemungutan suara (KPPS).  

Menurut Kasi Intelijen Kejari Tanggamus Ridho Z Rama, sekarang perkara ini masih dalam tahap pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket), serta pengumpulan data (puldata).  

"Ada enam orang dari pihak KPU Tanggamus kami mintai keterangan. Sekarang masih sebatas pengumpulan bahan dan keterangan, pengumpulan data dahulu," ujar Ridho, Senin, 1 Juli 2019.  

Apabila nanti ada arah ke pelanggaran, masalahnya akan diperdalam.

Sampai saat ini sudah di tahap penyelidikan.

Bisa jadi berlanjut ke penyidikan, serta mengungkap siapa yang paling bertanggung jawab dalam masalah ini. 

Kejari Tanggamus mengaku untuk pulbaket dan puldata, saat ini masih menunggu laporan pertanggungjawaban dari seluruh ketua KPPS.

Tentunya itu sudah ada sebab penyelenggaraan Pemilu 2019 sudah berlalu beberapa bulan lalu. 

Bagi Kejari Tanggamus, laporan pertanggunganjawaban para ketua KPPS dinilai penting.

Petugas KPPS Ini Meninggal Saat Tidur, Sempat Berikan Honor kepada Sang Istri

TERBARU - 331 KPPS Meninggal Dunia, 2.232 Orang Sakit

Sebab, akan diketahui berapa dana yang diterima, lantas diketahui ada tidak pemotongan dana bagi KPPS

Kejari Tanggamus mengungkap masalah ini karena berdasarkan informasi yang dihimpun, terjadi pemotongan dana yang diterima KPPS.

Dana itu adalah dari KPU RI lalu ke KPU kabupaten, terus ke panitia pemilihan kecamatan (PPK), barulah dibagikan ke tiap KPPS

Dari pihak KPU Tanggamus mengaku telah berikan Rp 2,8 juta untuk tiap KPPS melalui PPK.

Sementara itu PPK mengaku hanya menerima Rp 2,6 juta untuk jatah ke KPPS di bawahnya. 

Sedangkan jumlah KPPS di seluruh Tanggamus ada 1.975 KPPS yang bertugas mendirikan tempat pemungutan suara (TPS). (Tribunlampung.co.id/tri yulianto) 

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved