Tribun Bandar Lampung

60 Rambu Evakuasi Tsunami Akan Dipasang di Pesisir Panjang-Telukbetung Timur

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bandar Lampung akan memasang 50-60 unit rambu petunjuk evakuasi tsunami

Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Yoso Muliawan
Tribunlampung/Bayu Saputra
Sekretaris BPBD Bandar Lampung M Rizki 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bandar Lampung akan memasang 50-60 unit rambu petunjuk evakuasi tsunami pada 2019 ini. Jumlah tersebut baru 10 persen dari total target 500-600 rambu hingga 2023.

Sekretaris BPBD Bandar Lampung M Rizki menjelaskan petugas akan memasang 50-60 unit rambu petunjuk evakuasi tsunami di wilayah pesisir. Mulai dari Panjang hingga Telukbetung Timur.

"Rambu-rambu petunjuk evakuasi ini khusus berkaitan dengan bencana tsunami. Akan kami pasang tahun ini 50-60 unit," kata Rizki, Minggu (7/7/2019).

"Keseluruhan nanti ada 500-600 unit. Tapi itu kami targetkan dan asumsikan selesai pada 2023," sambungnya.

Saat ini, ungkap Rizki, pengadaan 50-60 unit rambu petunjuk evakuasi tsunami tersebut sedang dalam pengerjaan oleh pihak ketiga.

"Pengerjaan mulai dari sekarang. Sedang dalam pengerjaan oleh pihak ketiga. Tahun ini lebih kurang 50-60 unit. Tahun depan meningkat dan kami targetkan selesai dalam jangka waktu empat tahun," ujarnya.

Menurut Rizki, rambu petunjuk evakuasi saat ini sebenarnya sudah ada. Rambu yang sudah ada tersebut, jelas dia, berasal dari bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Namun, pihaknya menganggap bantuan rambu itu masih sangat kurang.

"Nah kami berharap jalan-jalan di lingkungan atau gang-gang ada rambu-rambu petunjuk evakuasi, sehingga memudahkan warga. Dengan adanya rambu-rambu, kita berharap tidak menimbulkan kepanikan apabila terjadi sesuatu," kata Rizki. 

Jarak Belum Ideal

Kondisi rambu petunjuk evakuasi yang ada saat ini masih belum ideal. Satu di antaranya terkait jarak antar-rambu.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandar Lampung Sutarno menjelaskan jarak antara rambu satu dengan rambu lainnya saat ini masih terlalu jauh. Jaraknya mencapai 1-2 kilometer.

"Jarak antara satu rambu dengan rambu yang lain kadang ada yang mencapai lebih dari 1 km. Rambu yang ada ini juga hanya ada di jalan utama," katanya, Minggu (7/7/2019).

Sutarno mengungkapkan jarak ideal antara rambu satu dengan rambu lainnya paling jauh 200 meter. Selain itu, keberadaan rambu idealnya tidak hanya di jalan utama, tetapi juga di jalan-jalan lingkungan. 

(Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved