Kelakar Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan Saat Sambangi Mie Aceh dan Mie Lampung
Malam harinya, Jumat, Hinca nongkrong di Mie Aceh, Way Halim, Bandar Lampung, dengan ditemani petinggi Partai Demokrat Lampung M Ridho Ficardo.
Penulis: Beni Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Kelakar Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan Seusai Sambangi Mie Aceh dan Mie Lampung
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebagian besar petinggi partai politik di Indonesia pernah berkunjung ke Lampung.
Bahkan, beberapa di antaranya merupakan anggota DPR RI asal Lampung.
Sebut saja, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus, yang merupakan caleg DPR RI terpilih dari Dapil Lampung.
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto termasuk yang rajin ke Lampung.
Namun, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mungkin bisa dibilang yang paling humoris.
Kelakarnya mampu mengocok perut lawan bicara.
Hinca pun tak membatasi lawan bicaranya.
Seperti ketika ke Lampung pada akhir pekan kemarin, yakni Jumat (12/7/2019) hingga Sabtu (13/7/2019), Hinca lebih dulu mampir ke Mie Lampung di Jalan Radin Intan, Bandar Lampung.
Malam harinya, Jumat, Hinca nongkrong di Mie Aceh, Way Halim, Bandar Lampung, dengan ditemani petinggi Partai Demokrat Lampung M Ridho Ficardo dan pengurus lainnya.
"Aku sengaja tadi sore ke Mie Lampung dulu. Malam ini ke Mie Aceh. Jadi lengkap, aku kunjungi Sumatera dari Aceh sampai Lampung," kata Hinca dengan logat Batak yang kental.
• Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan Sambangi Lampung, Ini Agendanya
• Jelang Pilkada Serentak 2020, Sekjen Partai Demokrat Saat Kunjungi Lampung Beri Imbauan Begini
Hinca pun tak sungkan mengajak Tribunlampung.co.id duduk semeja.
"Kau dari Tribun? Kau tahu kenapa Tribun itu sampai sekarang paling laku? Karena sudut pandang yang paling baik itu dengan duduk di tribune," ucap Hinca.
Tak hanya sampai di situ, Hinca pun menyalami pengunjung Mie Aceh malam itu.
Kelakar-kelakar segar mengalir dari mulutnya.
Setelah menyapa, Hinca kemudian memesan teh hangat.
"Ini tempat ngopi yang murah, mepet mewah," katanya menyebut Mie Aceh yang tak jauh dari Mal Trans Lampung.
Sesaat kemudian, teh hangat sudah tersedia di meja.
Setelah mencicipi sedikit, Hinca kembali melanjutkan obrolan bersama Ridho.
"Aduh, ini tehnya manis ya. Kami sekarang sudah tidak suka manis. Manisnya hidup dengan gula, tapi sekarang kami (Demokrat) memilih sehatnya hidup tanpa Gulaku," kelakarnya diiringi tawa pengurus Demokrat lainnya.
Hinca pun memesan kembali teh tanpa gula.
Kepada awak media, Hinca juga berbincang santai kondisi politik nasional terkini.
Termasuk kasak-kusuk perebutan kursi menteri pasca Pilpres 2019.
"Kau tebak saja. Calon menteri itu kan muda, berprestasi. Siapa lagi kalau bukan ini (Ridho Ficardo). Mantan gubernur, muda, milenial," jelas Hinca.
• M Ridho Ficardo Sebut, DPD Demokrat Lampung Percayakan Penuh Masa Depan Partai Pada Ketua Umum
Selesai berbincang santai, Hinca memutuskan kembali ke hotel untuk persiapan rakor Partai Demokrat esok harinya.
Sebelum meninggalkan Mie Aceh, Hinca mendadak kembali ke dapur untuk menemui juru masak.
"Kawan, malam ini cuma ada dua rasa masakan yang aku makan. Pertama enak, kedua enak sekali. Dan aku dapat yang nomor dua. Terima kasih kawan," ujarnya menepuk pundak salah seorang juru masak.
Sejurus kemudian, Hinca masuk mobil bersebelahan dengan Ridho untuk menuju hotel. (Tribunlampung.co.id/Beni Yulianto)