Bela Teman Soal Asmara, Pelajar SMA Bunuh Pemuda Pakai Pisau: Saya Khilaf

Bela Teman Soal Asmara, Pelajar SMA Bunuh Pemuda Pakai Pisau: Saya Khilaf

Tribun Medan/Muhammad Fadli Taradifa
JY (17) dan Fah (19), tersangka kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian Afdillah saat pemaparan kasus di Kantor Polrestabes Medan, Senin (15/7/2019). 

Bela Teman Soal Asmara, Pelajar SMA Bunuh Pemuda Pakai Pisau: Saya Khilaf

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang pelajar SMA terlibat kasus pembunuhan. Dia bersama temannya mengaku membunuh korban dengan alasan ingin membela teman.

Korban bernama Afdillah tewas setelah ditusuk di Jalan Gajah Mada, Medan, Minggu (7/7/2019) lalu.

Polisi mengungkap kronologi dan motif penusukan yang mengakibatkan kematian itu.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Herna. Namun nyawa korban tidak tertolong.

"Menurut keterangan saksi, korban sempat cekcok dengan seorang pria di warkop Jalan Sei Bahorok.

Adapun penyebab korban bermasalah dengan diduga pelaku adalah karena permasalahan asmara," ujar Kapolrestabes saat paparan kasus di Kantor Polrestabes Medan, Senin (15/7/2019).

Fah (19) ditangkap petugas karena membawa lari sepeda motor korban.

"Saya berperan mukul kereta dan bawa lari sepeda motor korban.

Kalau masalah awalnya, setahu saya si korban (Afdillah) ini pertamanya pacaran dengan si DV, tapi sudah putus.

Jadi DV pacaran dengan teman kami, si Wahyu.

Diduga korban tidak terima dan menantang," ungkapnya.

Awalnya, sambung Fah, dirinya bersama temannya tidak berniat menikam Afdillah.

"Kami dihubungi si DV karena ia minta tolong jemput di Jalan Gajah Mada.

Lalu korban datang dan cekcok sama kawan kami si Udin.

Karena cekcok, mereka berantam.

Saya membawa kabur sepeda motornya.

Enggak tahu kalau sampai ada penikaman karena saya sudah tidak di lokasi," jelasnya.

Usai kejadian, Fah mengaku sempat mencoba melarikan diri dengan menumpangi bus.

"Saya tidak tahu tujuan akhir bus itu, yang penting saya pergi.

Saya dijemput di Bandara Pekanbaru," jelasnya.

Tersangka lainnya, YY yang masih pelajar SMA juga mengaku tidak berniat membunuh Afdillah.

"Saat itu, saya mau ambil vape (rokok elektrik).

Namun saya lihat ada pisau.

Jadi saya ambil pisau untuk jaga-jaga karena kawan-kawan sudah cekcok dengan korban," ujarnya.

"Karena cekcok dengan teman saya.

Jadi saya tikam korban.

Saya menyesal," ujarnya.

YY ditangkap di Jalan M Yakub beberapa waktu lalu.

Ia mengaku menikam korban dengan keadaan sadar.

"Saya tidak dalam pengaruh apapun.

Saya juga bukan pemakai narkoba.

Saya khilaf.

Korban saya tikam  tiga kali," ungkapnya.

Akibat perbuatannya pelaku disangkakan pasal 351 dan pasal 365 dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Sebelumnya diberitakan, sebelum korban Afdillah ditewas dibantai.

Seorang saksi Juannara Sahputra melihat korban di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (7/7/2019) sekitar pukul 22.30 WIB.

Tak lama berselang, sebuah mobil Avanza berhenti tepat disamping korban.

Kemudian beberapa orang keluar dari dalam mobil dan langsung menghajar korban hingga babak belur.

Melihat adanya aksi pemukulan, setelah kawanan itu pergi saksi langsung menghampiri korban dan melihat korban sudah berlumuran darah.

Saat itu, korban masih sempat untuk meminta bantuan kepada saksi agar untuk mengejar para pelaku yang menghajarnya.

"Ayok kejar orang itu," ucap korban saat kejadian.

Korban langsung mengambil alih sepeda motor Scoopy BK 6470 AID milik saksi dan berusaha mengejar pelaku.

Namun, saat berjalan sekira 20 meter korban sudah dalam kondisi tidak fit mengendarai sepeda motor lalu menabrak tiang listrik dan jatuh terkapar.

Saat itu, korban yang sudah tidak berdaya langsung dibawa saksi menggunakan becak untuk membawa korban ke rumah sakit.

Tapi, karena alami luka yang cukup serius, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

(mft/tribun-medan.com)

 

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Pelajar SMA Tikam Afdillah Hingga Tewas di Jalan Gajah Mada, Mengaku Ingin Bela Teman, https://medan.tribunnews.com/2019/07/15/pelajar-sma-tikam-afdillah-hingga-tewas-di-jalan-gajah-mada-mengaku-ingin-bela-teman?page=all.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved