Tribun Lampung Utara

Disergap Polisi Hutan, Sopir Ini Lompat dari Mobil hingga Petugas Kehilangan Jejak

Polisi Kehutanan wilayah kerja UPTD KPH VII Way Waya - Tangkit Tebak mengamankan satu unit mobil pikap berisi kayu sonokeling

Disergap Polisi Hutan, Sopir Ini Lompat dari Mobil hingga Petugas Kehilangan Jejak
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Ilustrasi - ILLEGAL LOGGING - Truk bermuatan kayu sonokeling diduga hasil illegal logging berhasil diamankan warga Pekon Dadapan bersama aparat Polhut, KPHL Kota Agung Utara dan KPHL Pematang Neba 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA - Polisi Kehutanan wilayah kerja UPTD KPH VII Way Waya - Tangkit Tebak mengamankan satu unit mobil pikap berisi kayu sonokeling yang diduga kuat dari hutan register 22 Way Waya Lampung.

Kepala UPTD KPH VII Way Waya - Tangkit Tebak, Luluk Setyoko mengatakan, satu unit mobil pikap yang berisi kayu jenis sonokeling sebanyak 15 batang dengan ukuran panjang 2,5 meter tersebut diamankan, Senin (15/7/2019).

"Saat ini barang bukti kayu dan alat angkutnya itu diamankan, di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Setelah diamankan di wilayah di Dusun Nyukang Sari, Kampung Nyukang Harjo, barang bukti itu langsung kita antarkan ke Bandar Lampung," kata Luluk Setyoko, Selasa 16 Juli 2019.

Menurutnya, diamankannya barang bukti tersebut tanpa tersangka dikarenakan sopir mobil pikap bernomor polisi BE 1718 MK itu melarikan diri saat mobil yang dikemudikannya diberhentikan polisi kehutanan di lokasi.

Dijelaskan, Luluk Setyoko penyergapan terhadap mobil bermuatan kayu dari hutan lindung tersebut berkat informasi yang diterima jajarannya dari masyarakat.

Mendapatkan informasi itu, dirinya langsung membentuk tim dengan mengumpulkan anggota Polisi Kehutanan (Polhut) KPH VII Way Waya - Tangkit Tebak.

"Merespons laporan masyarakat tersebut kita langsung berangkat dari kantor yang ada di Kotabumi menuju lokasi (Kampung Kotabatu Kecamatan Pubian, Lampung Tengah). Sampai di sana informasi itu terus dikembangkan dan kita terus berkoordinasi dengan patroli Polhut Dinas Kehutanan Provinsi Lampung," ungkapnya.

Setelah target dan ciri-ciri dari informasi itu positif, lanjut Luluk, kemudian mobil tersebut dihentikan di Dusun Nyukang Sari, Kampung Nyukang Harjo, Lampung Tengah.

Sebelumnya mobil itu juga telah kita lakukan pengintaian atau dibuntuti dari kampung Payung Mulya.

Saat diamankan mobil pikap warna hitam yang baknya ditutupi menggunakan terpal berwarna biru tersebut berisikan kayu jenis sonokeling yang berasal dari kawasan hutan lindung.

Halaman
12
Penulis: anung bayuardi
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved