Tribun Lampung Tengah

Mau Pesta Sabu, Dua Warga Kampung Karang Endah Diciduk Polisi Polres Lampung Tengah

Hendak pesta narkoba jenis sabu, dua warga Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah.

Mau Pesta Sabu, Dua Warga Kampung Karang Endah Diciduk Polisi Polres Lampung Tengah
TribunLampung/Syamsir Alam
Mau pesta sabu, dua warga Kampung Karang Endah diciduk polisi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGSUGIH - Hendak pesta narkoba jenis sabu, dua warga Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah.

Dari pelaku Mahruf (29) dan Sigit (37), diamankan barang bukti dua bungkus plastik bening berisi sabu, satu pipa kaca, satu jarum sumbu api dan satu botol bening kecil yang digunakan untuk mengisap serbuk kristal bening haram itu.

"Pelaku Mahruf dan Sigit kita amankan, Sabtu (13/7/2019) lalu sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka hendak pesta sabu di rumah Mahruf di Kampung Karang Endah RT 16, RW 03," kata Kepala Satres Narkoba Iptu Dailami mendampingi Kapolres AKBP I Made Rasma, Rabu (17/7/2019).

Dailami mengatakan, setelah mendapat informasi warga jika kediaman Mahruf biasa digunakan sebagai tempat pesta sabu, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan.

"Pelaku kita intai selama satu pekan sebelumnya (penangkapan). Ketika keduanya diketahui berada di rumah, barulah kita lakukan penyergapan dan penangkapan," ujarnya.

Kendalikan Peredaran Sabu, Narapidana yang Telah Divonis 20 Tahun Kembali Dituntut 15 Tahun Penjara

Kedua pelaku membenarkan jika barang bukti dua paket kecil sabu beserta alat hisapnya adalah milik mereka. Mereka juga mengatakan, barang haram itu untuk konsumsi sendiri.

"Kami konsumsi sabu buat badan segar aja. Kalau lamanya sudah beberapa bulan ini pakai sabu, biasa berdua saja (dengan pelaku Sigit)," terang Mahruf di Mapolres Lamteng.

Untuk satu paket sabu mereka beli seharga Rp 300 ribu. Serbuk haram itu mereka beli dari seseorang di kawasan Seputih Mataram.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan 114 (1) UU RI nomor 35 thn 2009 tentang narkotika, dengan ancaman 4 sampai 12 tahun penjara.

(tribunlampung.co.id/syamsir alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved