Bentrok di Mesuji

Bentrok Berdarah di Mesuji, Saat Ini Ditkrimum Polda Lampung Tengah Lakukan Pemeriksaan Saksi

Tangani perkara kerusuhan Mesuji, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Lampung turun langsung ke Register 45.

Bentrok Berdarah di Mesuji, Saat Ini Ditkrimum Polda Lampung Tengah Lakukan Pemeriksaan Saksi
Tribunlampung.co.id/Kiki
Kabid Humas Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tangani perkara kerusuhan Mesuji, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Lampung turun langsung ke Register 45.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, saat ini perkara kerusuhan Register 45 ada di Dit Reskrimum Polda Lampung.

"Ditkrimum telah menangani perkara ini dengan melakukan beberapa upaya," ungkapnya, Jumat 19 Juli 2019.

Adapun upaya yang dilakukan, kata Pandra, diantaranya melakukan pengumpulan barang bukti dan pemeriksaan saksi di lokasi.

"Saat ini masih berlangsung, dan belum ada penetapan tersangka," jelasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan, lanjut Pandra, diantaranya berupa sajam, senpi, tameng, dan sepeda motor.

"Kejadian ini sporadis, untuk itu 500 personel diturunkan untuk memecahkan permasalahan secara persuasif dan preventif," ucapnya.

"Ini dilakukan agar memberi kepercayaan kepada masyarakat bahwa situasi tidak mencekam, tapi proses tindak pindana tetap kami lanjutkan," imbuhnya.

MK Kehilangan 3 Anggota Keluarganya yang Tewas Saat Bentrok Berdarah di Register 45 Mesuji

Bara Itu Bernama Mesuji, Rentetan Konflik Berdarah Sejak Tahun 2009 yang Tak Kunjung Usai

Datang ke Lokasi Bentrok Berdarah di Mesuji, Wagub Lampung Nunik Pakai Rompi Antipeluru?

Pandra menuturkan, pihaknya selain melakukan pemulihan situasi juga dilakukan pemulihan pasien.

"Oleh sebab itu Pak Direktur Krimum (Kombes Pol M Barly) langsung turun, kemudian Direktur Intelejen untuk deteksi, sementara Sabara melakukan patroli dan Brimob berjaga di rumah penduduk," jelas Pandra.

Pandra mengatakan jika persoalan kerusuhan di Register 45 adalah karena lahan, yang mana lahan dikelola Kementrian Kehutanan.

"Lahan itu lahan terbuka perlu ada pengawasan, jadi makin lama digarap makin dimiliki, dan ini perlu ada peran kementerian terkait," sebutnya.

Pandra menambahkan, saat ini kondisi di lokasi Registrasi 45 makin kondusif.

(tribunlampung.co.id/hanif mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved