Tribun Lampung Selatan

28 Kasus Kejahatan Berhasil Diungkap Polres Lamsel Selama Operasi Sikat Krakatau 2019

Sebanyak 28 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan curat berhasil diungkap oleh jajaran Polres Lamsel.

28 Kasus Kejahatan Berhasil Diungkap Polres Lamsel Selama Operasi Sikat Krakatau 2019
Tribunlampung.co.id/Dedi
28 Kasus Kejahatan Berhasil Diungkap Polres Lamsel Selama Operasi Sikat Krakatau 2019 

Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Sebanyak 28 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) berhasil diungkap oleh jajaran Polres Lampung Selatan selama pelaksanaan operasi sikat krakatau 2019.

Sebanyak 29 tersangka berhasil diamankan polisi.

Kapolres Lampung Selatab AKBP M. Syarhan mengatakan ungkap kasus dalam operasi sikat dilakukan oleh seluruh polsek Jajaran.

Untuk kasus terbanyak kasus Curat dengan 14 kasus dan jumlah tersangkanya 13 orang. Kemudian untuk curas 8 kasus dengan jumlah tersangka 8 orang.

"Sedandangkan untuk curanmor ada 6 kasus dan 6 tersangka. 2 tersangka lainnya merupakan kasus kepemiliki sajam," terang AKBP M. Syarhan saat ekpose di mapolres Lampung Selaran, senin (22/7).

Transfer Uang Kaget ke Rekening Ibunya, Ini yang Terjadi pada Rekening Nasabah Bank Mandiri

Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 2 unit kendaraan roda 4, 8 unit kendaraan roda 2, 13 pucuk senpi, 2 sajam dan beberapa barang bukti tindak kejahatan lainnya.

Lebih lanjut AKBP M. Syarhan mengatakan pelaksanaan operasi sikat digelar selama 14 hari sejak 5 Juli lalu. Kegiatan operasi sikat untuk menekan angka tindak kriminalitas.

Saat disinggung adakah pelaku tindak kejahatan yang dilakukan tindakan tegas terukur, mantan kapolres Pesawaran itu mengatakan tindakan tegas tetap diambil petugas jika memang pelaku kejahatan mengancam petugas atau membahayakan mastarakat.

"Tindakan terukur dilakukan dengan pertimbangan petugas di lapangan sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) yang ada," tegasnya.

Ditambahkannya untuk terus menekan tindak kejahatan di wilayah polres Lampunh Selatab, dirinya telah mengintruksikan polsek jajaran meningkatkan kegiatan razia rutin di wilayah masing-masing. Polres pun menerjunkan tim anti begal guna memburu para pelaku tindak kejahatan ini.

"Kita juga berharap juga peran aktif masyarakat untuk juga bisa menjaga kondisi lingkungannya dengan kegiatan siskamling," ujar AKBP M. Syarhan.

(Tribunlampung.co.id/dedi sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved