Follower Prabowo di Twitter Turun Drastis, Ini Penyebabnya

Jumlah follower Akun Prabowo di Media Sosial Twitter mencapai sekitar 4,1 juta.

Penulis: Romi Rinando | Editor: Daniel Tri Hardanto
(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Follower Prabowo di Twitter Turun Drastis, Ini Penyebabnya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Jumlah follower akun Prabowo di media sosial Twitter mencapai sekitar 4,1 juta.  

Menurut Treviliana Eka,  Peneliti dari Center For Digital Society (CfDS), jika di hari biasanya follower akun Prabowo selalu mengalami penambahan rata-rata di atas 600 follower, tepat di hari rekonsiliasi dan hari berikutnya mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Jumlah follower tersebut semakin menurun di hari berikutnya, yakni mencapai 4.521 follower.

"Kalau biasanya rata-rata di setiap hari ada penambahan follower di atas 600. Namun saat rekonsiliasi di tanggal 13 Juli dan setelahnya di tanggal 14 Juli mengalami penurunan," ungkapnya saat ditemui Tribunjogja.com.

s
Jumlah Follower Akun Prabowo di Medsos Menurun Drastis, Ini Penyebabnya

Hal tersebut tidak hanya terjadi pada follower akun Prabowo.

Follower akun Partai Gerindra di Twitter pun juga mengalami hal yang sama, yakni menurun di tanggal 13 Juli sebanyak 568 follower dan di tanggal 14 Juli sebanyak 2.182 follower.

"Namun hal tersebut hanya terjadi selama dua hari itu. Di tanggal 15 Juli sudah mengalami peningkatan kembali, namun jumlahnya tidak sampai 600 follower untuk akun Prabowo. Sedangkan untuk akun Gerindra peningkatan tidak sampai 150 follower dalam sehari," ungkapnya.

Presiden Joko Widodo dan rivalnya di Pilpres 2019 Prabowo Subianto akhirnya bertemu. Pertemuan terjadi di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019).
Presiden Joko Widodo dan rivalnya di Pilpres 2019 Prabowo Subianto akhirnya bertemu. Pertemuan terjadi di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). 

Sedangkan akun Twitter Joko Widodo tidak mengalami penurunan ataupun kenaikan follower yang berarti dan bisa dibilang tidak terlalu berpengaruh dengan adanya rekonsiliasi tersebut.

Menurutnya, bisa jadi penurunan follower akun Prabowo maupun Partai Gerindra merupakan wujud kekecewaan dari adanya rekonsiliasi tersebut.

Meskipun demikian, hal tersebut tidak dapat digeneralisasi dalam kehidupan nyata.

"Kami melihat di sosial media, hashtag yang berusaha menihilkan rekonsiliasi naik. Namun dengan data dari Twitter tersebut, kami tidak bisa generalisasi pertemuan berhasil apa tidak. Kami rasa butuh penelitian lebih lanjut. Tidak hanya data di sosial lagi," katanya.

Diketahui pasca rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo pada Sabtu 13 Juli 2019 lalu, jumlah follower akun Prabowo di Twitter mengalami penurunan yang cukup drastis, yakni sebanyak 891 follower di hari pertemuan.

Sementara itu, Paska Darmawan yang juga merupakan peneliti dari CfDS mengatakan dengan adanya rekonsiliasi, terdapat beberapa hastag yang menghiasi laman Twitter.

Jokowi-Prabowo Bertemu di Stasiun MRT, Pakar Psikologi: Jenius dan Surprise

 

Najwa Sampai Kaget dan Bertanya Ulang, Saat Ridwan Saidi Komentari Pertemuan Jokowi-Prabowo

 

Jokowi & Prabowo Bertemu, Karni Ilyas: Tak Semua Orang Bisa Baca Tanda Alam

Jika diambil lima teratas, hashtag tersebut berbunyi #03PersatuanIndonesia, #OpOsisiTanpaRekOnsiliasi, #AnisBaswedanforPresident, #kampretakantetapberjuang, serta #RekonsiliasiRasaTerasi.

"Setidaknya ada sebanyak 169.238 tweet secara keseluruhan. 66% dari total tersebut berhashtag, serta 44% sisanya tidak berhashtag," ungkapnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved