Tribun Lampung Tengah

Tercatat 8.567 Kendaraan Uji Berkala Kito Go Dishub Lamteng

Program kartu uji berkala terintegritas gotong royong (Kito Go) Dinas Perhubungan Lamteng telah melakukan sebanyak 8.576 pengujian berkala kendaraan.

Tercatat 8.567 Kendaraan Uji Berkala Kito Go Dishub Lamteng
Tribunlampung.co.id/Syamsir
Salah satu kendaraan truk melakukan uji keur di Dishub Lampung Tengah. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGSUGIH - Sejak diresmikan pengoperasiannya oleh Bupati Loekman Djoyosoemarto tiga bulan lalu, program kartu uji berkala terintegritas gotong royong (Kito Go) Dinas Perhubungan Lamteng telah melakukan sebanyak 8.576 pengujian berkala kendaraan.

Kepala Dishub Lamteng Syukur Kersana, Senin (22/7/2019) di Gunung Sugih menjelaskan, dari total jumlah kendaraan yang melakukan uji keur berkala di atas, sebanyak 3.204 merupakan kendaraan yang melakukan numpang uji keur dari kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung.

"Karena hanya Dishub Lamteng yang mendapatkan dertifikasi B dari Kemenhub untuk bisa melakukan uji keur di Provinsi Lampung," terang Syukur Kersana.

Sampai 22 Juni 2019 kata Syukur, untuk kendaraan yang numpang uji keur di Dishub Lamteng, didominasi dari daerah Lamtim dengan 620 unit, Bandar Lampung 540 unit, Kota Metro 501 unit, dan sisanya dari kabupaten lainnya di Provinsi Lampung.

Penduduk Lampung Hasilkan 7.200 Ton Sampah per Hari, Sebagian Dibuang ke Laut

Selain itu, untuk pendapatan asli daerah (PAD) yang berhasil didapat dari pengujian kendaran bermotor (PKB) di periode yang sama ujarnya sebesar Rp 327.682 juta atau 89,49 persen dari total PAD yang ditargetkan.

"Program Kito Go merupakan program inovatif (uji keur berbasis online) pertama di Pulau Sumatera dan Provinsi Lampung, dimana program tersebut adalah program pemerintah untuk peningkatan pelayanan dan menghindari pungutan di luar ketentuan," kata Syukur Kersana.

Mantan Kadishub Lampung Selatan itu menambahkan, dengan program Kito Go data kendaraan yg melakukan uji berkala terintegrasi langsung ke Kementrian Perhubungan, sehingga data uji oleh pengendara valid dan tidak bisa dimainkan.

2 Bacarek Unila Jalani Tes Kesehatan di RSUDAM, Profesor Ini Jujur Seorang Perokok: Sehari 2 Bungkus

"Bapak bupati (Loekman Djoyosoemarto) juga sudah menginstruksikan setiap OPD dan khususnya Dishub harus mempunyai inovasi dan peningkatan pelayanan kepada masyrakat,"

" Untuk itu di 2020 mendatang program inovatif lain dari Dishub Lamteng, segera melaunching program Drive Thru untuk pelayanan PKB, sehingga dengan begitu masyrakat lebih mudah untuk melakukan uji berkala tanpa turun dari kendaraan dan dapat langsung melakukan uji berkala, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya pemohon," ungkapnya.

Semua porgram lanjut Syukur dapat terlaksana karena pengujian PKb Dishub Lamteng sudah didukung oleh sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang baik.

(Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved