Cinta Segitiga Kakek Nenek Berujung Maut, 2 Daeng Tewas Berebut Nenek di Jeneponto Sulawesi
Cinta Segitiga Kakek Nenek Berujung Maut, 2 Daeng Tewas Berebut Nenek di Jeneponto Sulawesi
Teriakan dari rumah Daeng Ngence membangunkan warga lainnya.
Beberapa warga yang keluar dari masjid usai Salat Subuh juga berlarian ke sumber teriakan.
“Daeng Kulle... Daeng Kulle.....” teriak cucu Daeng Ngence sambil menunjuk ke depan rumah.
Dikepung Ratusan Orang
Daeng Kulle mengunci diri dalam kamar bersama Bunga. Beberapa saat kemudian, ratusan orang sudah mengepung rumahnya.
Kejadian selanjutnya diabadikan dalam tiga versi video.
Ada yang merekam dari arah rumah Daeng Ngence, ada yang mengabadikan kejadian dari teras rumah Daeng Kulle.
Video dari teras rumah Daeng Kulle memperlihatkan puluhan orang di jalan raya, kebanyakan memegang batu, balok-balok, parang, bahkan batangan bambu serta kayu panjang.
Sebagian warga yang berkumpul itu masih mengenapan sarung dan kopiah, laiknya orang yang baru keluar dari masjid.
Dua pria bersepatu laras juga terlihat di teras lantai dua rumah Daeng Kulle. Tangan pria itu memegang pistol.
Beberapa polisi di tengah warga juga terlihat jelas dalam rekaman video.
Setelah beberapa kali dinding rumah ditusuk pakai kayu panjang dan bambu, Daeng Kulle yang mengenakan kaos kuning dan celana pendek warna merah keluar dari dalam rumah.
Parang panjang terlihat mengilap ketika Daeng Kulle melewati tiga pria yang memegang senjata api di teras rumahnya ke tangga kayu.
Tiba di tanah, Daeng Kulle berjalan cepat sambil mengayunkan parang di tengah kerumunan massa.
Langkah semakin cepat hingga terlihat berlari ke arah laut.