Ibadah Haji 2019
Bupati Winarti Ingatkan Calhaj Tuba Jangan Terlepas dari Rombongan
Bupati Tulangbawang Winarti mengingatkan jamaah calon haji (JCH) asal wilayah setempat agar jangan sampai terpisah dengan rombongan.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Bupati Tulangbawang Winarti mengingatkan jamaah calon haji (JCH) asal wilayah setempat agar jangan sampai terpisah dengan rombongan saat tiba di tanah suci.
Ini untuk mencegah hilangnya jamaah saat berada ditandai suci.
Pasalnya, Kabupaten Tulangbawang punya catatan hilangnya jamaah ketika menunaikan ibadah haji di Mekah tahun 2017 lalu
Dari 235 jamaah haji yang tergabung dalam kloter 37 satu diantaranya belum dapat pulang ke tanah air karena hilang.
Hilangnya satu jamaah haji tersebut diketahui pada 1 September 2017 sekira pukul 20.00 waktu arab saudi. .
Pada saat melakukan salat Isya berjamaah. Dan jamaah haji yang hilang tersebut diketahui merupakan warga asal Kampung Kahuripanjaya, Kecamatan Banjar Baru.
"Jangan terpisah dari rombongan, setiap berjalan usahakan berdua atau ada kawan, jangan sendiri-sendiri," tutur Bupati Winarti saat melepas sebanyak 286 Jamaah Calon Haji asal Tuba, di Masjid Islamic Center Menggala, Kamis (01/08) malam.
Winarti pun berpesan agar rombongan dapat melaksanakan ibadah dengan baik serta menunaikan rukun haji.
"Ikuti petunjuk rombongan agar tidak tersesat. Jaga nama baik Kabupaten Tulangbawang, semoga menjadi Haji yang mabrur," ucap Winarti.
Dari jumlah 286 Jamaah Calon Haji asal Tuba yang berangkat tahun ini, diketahui jamaah tertua yakni Sumiatun Karidin Sujak yang berumur 90 tahun.
Sementara, Astrid Khofifah Ahmad Bukhori didapuk sebagai jamaah haji termuda denga usia 18 tahun.
Mereka semua akan tergabung dalam Kloter 61 Embarkasi JKG.
Marjiyem (50) Jamaah Haji asal Kecamatan Penawar Aji, dalam kesempatan itu mengucapkan sangat merasakan kebahagiaan karena dalam waktu hitungan jam sudah mulai akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah.
Marjiyem tak henti-hentinya mengucapkan syukur lantaran keberangkatan untuk menunaikan ibadah haji ini telah dinantinya sejak tujuh tahun lalu.
"Sangat bersyukur Alhamdulilah, setelah 7 tahun menanti, tahun ini diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji," ucap Marjiyem.
(Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain)