Hasil Penelitian Terbaru, Ikan Air Tawar Ini Dinobatkan Paling Tua Berumur 112 Tahun
Penelitian menggunakan penanggalan karbon mengungkap bahwa ikan Bigmouth Buffalo bisa hidup hingga 112 tahun.
Penulis: Beni Yulianto | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ikan air tawar di Indonesia biasanya tidak bertahan lama.
Ada jenis ikan tertentu yang biasa disebut ikan tahunan, seperti Gurame yang bertahan hingga mencapai 15 tahun.
Namun, hasil studi terbaru menunjukkan ada ikan air tawar yang bisa bertahan hidup hingga 112 tahun.
Penelitian menggunakan penanggalan karbon mengungkap bahwa ikan Bigmouth Buffalo bisa hidup hingga 112 tahun.
Hal ini membuat ikan yang berasal dari Amerika Utara tersebut menjadi ikan air tawar tertua di dunia.
Dalam beberapa tahun terakhir, berkat teknik pengukuran umur yang lebih maju, para ilmuwan menemukan banyak spesies ikan yang hidup lebih lama dari perkiraan.
Begitu juga yang terjadi pada ikan Bigmouth Buffalo.
Dengan teknik khusus, tim mengeluarkan irisan tipis otolith, bagian kecil pada tubuh ikan yang membantu keseimbangan saat ikan berenang.
Ilmuwan mengambil otolith dari 386 ikan Bigmouth Buffalo yang ditangkap secara liar.
Selanjutnya para ilmuwan menggunakan mikroskop untuk menghitung cincin pertumbuhan pada setiap irisan otolith.
Ada beberapa hasil yang di dapat.
Menurut Alec Lackmann peneliti dari North Dakota State University, banyak ikan yang lahir sebelum tahun 1939.
Total ada 5 ikan Bigmouth Buffalo yang melampaui usia 100 tahun.
Namun rekor tertua di pegang seekor ikan betina seberat 10 kilogram yang bisa hidur sampai berusia 112 tahun.
Ikan Bigmouth Buffalo tidak terancam punah di Amerika Serikat namun menjadi perhatian khusus di Kanada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ikan-tua.jpg)