Perwira Polisi Pilih Ngojek Daripada Masuk Kantor, Ujungnya Dipecat dari Polri

Perwira Polisi Pilih Ngojek Daripada Masuk Kantor, Ujungnya Dipecat dari Polri

Perwira Polisi Pilih Ngojek Daripada Masuk Kantor, Ujungnya Dipecat dari Polri
kompas.com
Perwira Polisi Pilih Ngojek Daripada Masuk Kantor, Ujungnya Dipecat dari Polri 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Polisi menjadi petugas sipil yang menjaga ketertiban, keamanan, dan menegakkan hukum di seluruh wilayah.

Menjadi sebuah keharusan sebagai anggota polisi untuk siap sedia menjaga keaman suatu wilayah.

Namun bagaimana jika seorang polisi lalai terhdap tugas utamanya?

Ya, banyak ditemui kasus polisi harus dipecat karena melalaikan tugas utamanya.

Baru-baru ini seorang Perwira Polisi dari Satuan Sabhara Kepolisian Resor (Polres) Kendari, dipecat dari jabatannya secara tidak hormat.

Triadi, seorang Perwira polisi berpangkat Inspektur Satu (Ipda), tak masuk kantor selama berhari-hari.

Melansir laman Kompas.com, Pemberhentian tetap direkomendasikan oleh Majelis sidang Komisi Kode Etik (KKE) di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropram) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (9/8/2019).

Sanksi tersebut dikeluarkan karena Triadi telah meninggalkan tugas alias bolos kerja selama 62 hari berturut-turut.

Triadi diketahui menjadi tukang ojek di Kota Kendari selama bolos kerja.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt, Jumat (9/8/2019), dalam keterangan tertulisnya.

Halaman
123
Editor: taryono
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved