Tribun Bandar Lampung
Rumah Kayunya di Nilakandi Terbakar, Suhandi Pilih Tidur di Luar Beralaskan Bekas Pagar Panel Beton
Rumah terbakar, Suhandi (46) pilih tidur di luar beralaskan bekas pagar panel beton dan beratapkan langit.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Teguh Prasetyo
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Rumah terbakar, Suhandi (46) pilih tidur di luar beralaskan bekas pagar panel beton dan beratapkan langit.
Suhandi adalah pemilik rumah di Nilakandi 4 Bumi Waras atau tepatnya di Jalan Ikan Baung, Bumiwaras yang hangus terbakar, Selasa dini hari 13 Agustus 2019.
Terpancar kesedihan Suhandi, karena rumah yang dibangunnya dari uang arisan tersebut sudah luluh lantah rata dengan tanah akibat amukan si jago merah.
"Rumah ini panggung, dari kayu, tapi saya ingat kayu ini baru semua. Saya tarik dari uang arisan Rp 15 juta, Rp 5 juta, lalu Rp 6 juta," ungkapnya.
Andi panggilan akrabnya mengatakan, jika harta bendanya sudah habis tak tersisa.
"Habis gak ada yang tersisa, gak sempat nyelametin, motor satu, mesin kompresor alat-alat motor kebakar habis semua, maklum bikin bengkel kecil-kecilan," tuturnya.
Maka untuk sementara, Andi mengaku, ketiga anaknya diungsikan di rumah orang tuanya yang tak jauh dari lokasi kebakaran.
"Cuma itu anak-anak saya, kalau saya mah tidur di sini saja itu amben (ranjang dari penel beton yang disusun) sudah saya siapkan," katanya sembari menunjukkan tangannya.
• Khairudin Masih Trauma Atas Meninggalnya Sang Buah Hati dalam Kebakaran yang Habiskan Rumahnya
Andi yang bekerja serabutan setiap harinya mengaku sedih harta benda yang telah ia kumpulkan sudah sirna.
"Makanya ini sekarang lagi dikumpulin, dikiloin, ya dijadiin duit lah, motor Mio-nya juga dikiloin," paparnya.
Andi mengisahkan kejadian bermula sekitar pukul 2.00 wib saat ia terbangun.
"Saya itu lagi gak enak badan, saya kebangun pagi-pagi itu, mau ke dapur, tapi saya liat dapur api sudah gede," ujarnya.
Ia pun dengan cepat membangunkan ketiga anaknya.
"Saya kepikiran anak, saya bangunin begitu selamat, saya kepikiran burung, saya hobi burung, tapi cuma satu yang selamat, yang sembilan ekor dan 23 ekor ayam mati semua hangus," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/rumah-terbakar-suhandi-pilih-tidur-diluar-beralaskan-bekas-pagar-panel-beton.jpg)