Tribun Lampung Selatan
Selama Tahun 2019, Telah Terjadi 31 Kasus Kebakaran di Lampung Selatan. Terbanyak karena Korsleting
Pada tahun 2019 ini terjadi peningkatan kasus kebakaran di wilayah Lampung Selatan.
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Teguh Prasetyo
Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Pada tahun 2019 ini terjadi peningkatan kasus kebakaran di wilayah Lampung Selatan.
Dari catatan Kantor Satpol PP dan Damkar Lamsel, setidaknya hingga saat ini sudah terjadi 31 kasus kebakaran.
Menurut Kabid Damkar, Rully Fikriansyah, untuk tahun ini terjadi peningkatan kasus kebakaran bila dibandingkan tahun 2018 lalu.
Pada tahun lalu, kata dia, jumlah kasus kebakaran hanya 24 kasus dalam 1 tahun.
“Tahun ini ada peningkatan. Dalam 8 bulan saja sudah ada 31 kasus. Tahun lalu dalam satu tahun hanya 24 kasus,” kata dia kepada Tribun, Selasa (13/8/2019).
Rully mengatakan, untuk kasus kebarakan beragam.
Ada yang menimpa rumah pribadi, gudang dan pabrik.
Sedangkan untuk kasusnya tersebar di berbagai kecamatan.
• Kebakaran Rumah di Lamsel, Bocah 8 Tahun Sedang Tidur Ikut Terbakar Bersama Seisi Rumah
Tertinggi diantaranya di wilayah Natar, Kalianda, Candipuro, Katibung, dan Penengahan.
Sedangkan untuk penyebab kebaran, ujarnya, terbanyak karena terjadinya arus pendek/korsleting arus listrik.
Tetapi ada juga karena penyebab lainnya, seperti kompor gas dan lainnya.
Rully mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan tata cara penanggulangan musibah kebakaran kepada masyarakat.
Ini agar masyarakat bisa melakukan langkah dini penanggulangan ketika terjadi kebakaran.
“Sosialisasi untuk memberikan pemahaman apa yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran. Sehingga masyarakat bisa mengambil tindakan yang benar sebelum api benar-benar membesar,” ujarnya.