PDIP Jabar Tak Lagi Raih Kursi Ketua DPRD Jawa Barat, Kalah 5 Kursi dari Partai Pemenang

Kursi Ketua DPRD Jawa Barat yang sebelumnya dijabat oleh kader PDIP Jabar, pada periode 2019-2024, dipastikan bakal melayang ke Partai Gerindra.

Penulis: Romi Rinando | Editor: Ridwan Hardiansyah
kompas.com
Ilustrasi. PDIP Jabar Tak Lagi Raih Kursi Ketua DPRD Jawa Barat, Kalah 5 Kursi dari Partai Pemenang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kursi Ketua DPRD Jawa Barat yang sebelumnya dijabat oleh kader PDIP Jabar, pada periode 2019-2024, dipastikan bakal melayang ke Partai Gerindra.

Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menetapkan Partai Gerindra sebagai peraih kursi terbanyak di DPRD Jawa Barat dengan perolehan 25 kursi.

Sementara, PDIP hanya memperoleh 20 kursi.

“Ini akan dibahas di internal partai. Tentunya dengan melihat peta kursi yang ada di Jawa Barat, kami yakin PDIP akan banyak mewarnai di Pemerintahan Provinsi Jawa Barat,” kata Wakil Ketua DPD PDIP Jabar, Abdy Yuhana saat ditemui di Kantor KPU Jawa Barat, Jalan Cianjur, Kota Bandung, Selasa (13/8/2019).

Abdy menjelaskan, para anggota legislatif dari PDIP terpilih sebagai anggota DPRD Jabar akan fokus untuk lebih meningkatkan kinerja politik di masa jabatan 2019-2024.

Kerangkanya, bagaimana produk dari DPRD itu mampu dirasakan oleh masyarakat.

Sehingga, PDIP di DPRD adalah bagaimana kerja-kerja politik, terutama terkait dengan tugas pengawasan dan legislasi harus benar-benar membawa aspirasi warga Jabar.

Selain itu, Abdy mengatakan anggota DPRD Jabar dari PDIP diminta lebih sering turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi.

Kabinet Baru PDIP - 6 Wajah Baru dan Penggantinya, Adakah dari Lampung?

“Kami melihat apakah kebijakan-kebijakan itu memang banyak menguntungkan rakyat atau tidak."

"Kami tetap akan menjaga independensi dari anggota DPRD. Sehingga PDIP dalam kiprahnya di legislatif lebih banyak turun ke masyarakat untuk mendengar aspirasi masyarakat,” ujarnya. 

Dilansir dari Wikipedia, jabatan ketua DPRD Jawa Barat selama empat kali penyelenggaraaan pemilu, PDIP Jabar hanya dua kali meraih jabatan Ketua DPRD Jabar, yakni pada Pemilu 1999.

Di mana, Ketua DPRD Jawa Barat dijabat Idin Rafiudin, yang kemudian wafat sebelum masa akhir jabatannya.

Idin kemudian digantikan Eka Santosa. 

Pada pemilu 2004-2009,  Ketua DPRD Jabar dijabat AM Ruslan dari Partai Golkar.

Selanjutnya pada pemilu 2009-2014, Ketua DPRD Jabar dijabat Irfan Suryanagara, dari partai Demokrat.

Kemudian pada pemilu 2014-2019, PDIP Jawa Barat kembali meraih kursi ketua DPRD yang dijabat Ineu Purwadewi Sundari. 

Namun pada pemilu periode 2019-2014, PDIP Jawa Barat sepertinya harus merelakan jabatan Ketua DPRD Jabar ke partai Gerindra.

Karena dalam pemilu ini, Gerindra meraih kursi terbanyak sebanyak 25 Kursi.

Kisah 5 Bersaudara di Hulu Sungai Selatan yang Jadi Anggota DPRD Secara Bersamaan

Sedangkan, PDIP hanya 20 Kursi. 

KPU Jawa Barat menggelar rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Jawa Barat 2019-2024.

Rapat pleno tersebut digelar di Kantor KPU Jawa Barat di Jalan Cianjur, Kota Bandung, Selasa (13/8/2019). Dalam rapat pleno tersebut, KPU Jawa Barat menetapkan Partai Gerindra sebagai pemegang jumlah kursi keterwakilan terbanyak dengan perolehan 25 kursi.

Berikut, hasil rekapitulasi jumlah kursi partai Politik sesuai hasil dari KPU Jawa Barat.

PKB 12 kursi

Partai Gerindra 25 kursi

PDI Perjuangan 20 kursi

Partai Golkar 16 kursi

Partai Nasdem 4 kursi

Partai Keadilan Sejahtera 21 kursi

KPU Tanggamus Tetapkan 45 Calon Anggota DPRD Terpilih

Partai Perindo 1 kursi

PPP 3 kursi

PAN 7 kursi

Partai Demokrat 11 kursi

Ketua KPU Jawa Barat, Ali Mubarok, mengatakan dengan hasil tersebut, Partai Gerindra dipastikan berhak menempatkan satu kadernya sebagai Ketua DPRD Jawa Barat periode 2019-2024.

KPU pun merinci perolehan kursi dari 15 daerah pemilihan (dapil) yang tersebar di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Berikut ini adalah jumlah kursi yang terdistribusi di setiap dapil.

Dapil Jabar 1 meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi dengan alokasi 8 kursi diberikan kepada: Partai Gerindra 2 kursi. PDI-P 2 kursi. Partai Golkar 1 kursi. PKS 2 kursi. Partai Demokrat 1 kursi.

Dapil Jabar 2 yang meliputi Kabupaten Bandung dengan alokasi 10 kursi diberikan kepada: PKB 1 kursi. Partai Gerindra 1 kursi PDI-P 1 kursi. Partai Golkar 2 kursi. Partai Nasdem 1 kursi. PKS 2 kursi. PAN 1 kursi. Partai Demokrat 1 kursi.

Dapil Jabar 3 yang meliputi Kabupaten Bandung Barat dengan alokasi 4 Kursi diberikan kepada: Partai Gerindra 1 kursi. PDI-P 1 kursi Partai Golkar 1 kursi PKS 1 kursi.

Dapil Jabar 4 yang meliputi Kabupaten Cianjur dengan alokasi 6 kursi diberikan kepada: PKB 1 kursi. Partai Gerindra 1 kursi. PDI-P 1 kursi. Partai Golkar 1 kursi. PKS 1 kursi. Partai Demokrat 1 kursi.

Dapil Jabar 5 yang meliputi Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi dengan alokasi 8 kursi diberikan kepada: PKB 1 kursi. Partai Gerindra 2 kursi. PDI-P 1 kursi. Partai Golkar 1 kursi. PKS 1 kursi. PAN 1 kursi. Demokrat 1 kursi.

Dapil Jabar 6 yang meliputi Kabupaten Bogor dengan alokasi 11 kursi dibagikan kepada: PKB 1 kursi. Partai Gerindra 3 kursi. PDI-P 1 kursi. Partai Golkar 1 kursi. PKS 2 kursi. PPP 1 kursi. PAN 1 kursi. Demokrat 1 kursi.

Dapil Jabar 7 yang meliputi Kota Bogor dengan alokasi 3 kursi diberikan kepada: PKS 1 kursi. Partai Gerindra 1 kursi PDI-P 1 kursi.

Dapil Jabar 8 yang meliputi Kota Depok dan Bekasi dengan alokasi 11 kursi diberikan kepada: PKB 1 kursi. Gerindra 2 kursi. PDI-P 2 kursi. Golkar 1 kursi. PKS 3 kursi. PAN 1 kursi. Demokrat 1 kursi

Dapil Jabar 9 yang meliputi Kabupaten Bekasi dengan alokasi 7 kursi diberikan kepada: Gerindra 2 kursi. PDI-P 1 kursi. Partai Golkar 1 kursi. PKS 2 kursi. Partai Demokrat 1 kursi.

Dapil Jabar 10 yang meliputi Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta dengan alokasi 8 kursi dibagikan kepada: PKB 1 kursi. Gerindra 2 kursi. PDI-P 1 kursi. Golkar 1 kursi. Nasdem 1 kursi. PKS 1 kursi. Demokrat 1 kursi.

Dapil Jabar 11 yang meliputi Kabupaten Subang, Kabupaten Majakengka, dan Kabupaten Sumedang dengan alokasi 11 kursi diberikan kepada: PKB 1 kursi. Partai Gerindra 2 kursi. PDI-P 2 kursi. Partai Golkar 1 kursi. Partai Nasdem 1 kursi PKS 1 kursi. PPP 1 kursi. PAN 1 kursi. Partai Demokrat 1 kursi.

Dapil Jabar 12 yang meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon dengan alokasi 12 kursi dibagikan kepada: PKB 2 kursi. Partai Gerindra 2 kursi. PDI-P 2 kursi. Partai Golkar 2 kursi. Partai Nasdem 1 kursi. PKS 1 kursi. Partai Perindo 1 kursi. Partai Demokrat 1 kursi.

Dua Anak Petinggi DPR dan MPR Terpilih Jadi Anggota DPRD di DKI

Dapil Jabar 13 yang meliputi Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran dengan alokasi 8 kursi diserahkan kepada: PKB 1 kursi. Partai Gerindra 1 kursi. PDI-P 2 kursi. Partai Golkar 1 kursi. PKS 1 kursi. PAN 1 kursi. Demokrat 1 kursi.

Dapil Jabar 14 yang meliputi Kabupaten Garut dengan alokasi 6 kursi diberikan kepada: PKB 1 kursi. Partai Gerindra 1 kursi. PDI-P 1 kursi Partai Golkar 1 kursi PKS 1 kursi PAN 1 kursi

Dapil Jabar 15 yang meliputi Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya dengan alokasi 7 kursi diberikan kepada: PKB 1 kursi. Partai Gerindra 2 kursi. PDI-P 1 kursi. Partai Golkar 1 kursi. PKS 1 kursi. PPP 1 kursi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kursi Ketua DPRD Jabar Melayang, Anggota PDI-P Diperintahkan Lebih Banyak Turun ke Masyarakat" dan "Rapat Pleno KPU Tetapkan Gerindra Dapat Kursi Paling Banyak di DPRD Jabar",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved