Warteg Keliling Suparman, Modal Rp 500 Ribu Kini Laris, Diburu Petugas Satpol PP, Dishub Hingga Ojol

Di pinggir trotoar, Suparman tengah duduk sambil menunggu para pengendara membeli makanan yang dijualnya di atas motor.

Tayang:
Penulis: Romi Rinando | Editor: Reny Fitriani
tribunjakarta
Sosok Suparman di Jalan Wahidin, Jakarta Pusat pada Kamis (22/8/2019). 

Menurut mereka, berjualan warteg keliling di atas motor ke sekitar tempat pangkalan ojek online menguntungkan.

Selain itu, terbebas dari petugas Satpol PP yang ingin menjarah dagangannya.

"Dari omongan mereka saya jadi pingin bikin. Modal buat etalase di motor dulu Rp 500 ribu," ungkapnya.

Sejak itu, ia kemudian berkeliling menjual makanan yang dimulai sejak pukul sembilan pagi.

Suparman berkeliling dari kawasan Kuningan, Cikini, Gambir, Manggarai hingga Monas.

Motornya pun pernah sekali ia ganti lantaran tak kuat menahan beban makanan di atasnya.

Kini, ia meminjam motor N-Max anaknya untuk memasang etalase warteg untuk berkeliling jalan.

"Motor matic Xeon yang awalnya saya pakai, dia yang gunakan sekarang," katanya.

Disukai Petugas Satpol PP, Dishub hingga Ojol

s
Sosok Suparman di Jalan Wahidin, Jakarta Pusat pada Kamis (22/8/2019). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Sosok Suparman di Jalan Wahidin, Jakarta Pusat pada Kamis (22/8/2019).

Dari warteg keliling ciptaannya, ternyata banyak orang yang menyukainya.

Terlebih rasa, bagi Suparman, juga dikedepankan.

Berbagai petugas dari instansi pemerintahan yang lagi dinas di lapangan pun membeli makanan yang dijajakan Suparman.

Pasalnya, di sekitar kawasan tersebut jarang ditemui makanan yang mengenyangkan sekaligus terjangkau di dompet.

Sebut saja mulai dari petugas Dishub, Satpol PP, angkatan bersenjata hingga ojek online banyak yang beli.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved