Konsumsi Bubble Tea Rutin Selama 20 Tahun, Hal Mengerikan Terjadi Pada Usus Pria Ini

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dokter menemukan tak hanya satu, namun dua sekaligus gumpalan sebesar ibu jari yang menyumbat ususnya.

Penulis: Beni Yulianto | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung/Ana
Bubble Drink - Harus bijak mengonsumsinya, jangan sampai seperti pria ini setelah 20 tahun mengonsumsi Bubble tea penyakit baru ditemukan. 

Konsumsi Bubble Tea Rutin Selama 20 Tahun, Mengerikan yang Terjadi Pada Usus Pria ini

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mengonsimsi Bubbble Tea atau teh boba dalam waktu lama ternyata berdampak buruk bagi kesehatan. 

Bagi anda yang gemar mengonsumsi minuman ini, ada baiknya jangan terlalu berlebihan. 

Masalah kesehatan yang disebabkan oleh teh boba atau disebut juga bubble tea kembali terjadi.

Kali ini menimpa pria 20 tahun asal Vietnam.

Melansir dari laman Vietnam.Net, pria itu mengeluh sakit perut selama 20 hari terakhir sejak pertengahan Juli 2019 lalu.

Meski keluarga sudah membawanya ke klinik untuk menjalani perawatan selama 5 hari, namun kondisi pria itu tak kunjung membaik.

Akhirnya pada 19 Agustus 2019, keluarga membawanya ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan yang lebih rinci.

Dan pada akhirnya penyebab sakit si pria ini pun terkuak.

Ternyata, pria yang bekerja sebagai pramuniaga di sebuah kedai boba itu mengalami usus buntu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dokter menemukan tak hanya satu, namun dua sekaligus gumpalan sebesar ibu jari yang menyumbat ususnya.

Dokter menjelaskan kalau sisa sisa makanan yang tidak dicerna dengan baik oleh tubuh ini lah yang kemudian menumpuk menjadi residu yang mengeras dan menyumbat ususnya.

Kalau sudah begini, tidak ada pilihan lain selain tindakan operasi.

Karena menurut dokter jika tidak segera dilakukan pengangkatan residu itu maka yang akan jadi taruhan adalah nyawa si pria itu sendiri.

Usut punya usut, ternyata pria itu mengaku menggemari minum teh boba hingga sudah menjadi kebiasaannya untuk mengkonsumsi teh boba tiga kali sehari.

Bahkan kepada dokter, pria ini mengaku kalau dia jarang minum air putih dan lebih memilih untuk minum teh boba.

Padahal sebenarnya teh boba itu sendiri aman untuk tubuh selama tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Bahan boba yang terbuat dari tepung tapioka itu sendiri sebenarnya juga mudah untuk dicerna tubuh.

Namun yang perlu diingat adalah ketika mengkonsumsi teh boba sebaiknya diimbangi dengan minum air putih yang banyak.

Air putih akan membantu serat pada boba mengembang dan menjadi lebih lunak sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan tubuh.

Padahal kekurangan asupan air putih saja sudah bisa mengakibatkan perut sembelit dan susah air besar.

Penyakit Tulang Langka

Berita lain menyebutkan, pemuda dari Vietnam ini memiliki kelainan bentuk tulang belakang, ia membungkuk selama beberapa tahun terakhir.

Le Thanh Hung, dokter bedah di Rumah Sakit Trauma Ortopedi (rumah sakit militer 108), menyatakan bahwa pasien memiliki tulang belakang yang tidak sempurna.

Melansir dari laman vietnamnet.vn, pada Sabtu (24/8/2019), Pham Van D (22) pemuda asal Hanoi tersebut dinyatakan menderita penyakit langka yang disebut ankylosing spondylitis atau radang sendi punggung kronis.

Keluarga Pham telah membawanya ke medis untuk menjalankan perawatan khusus.

Awalnya Pham mengalami nyeri punggung hingga akhrinya membuat punggungnya bungkuk.

Ini karena kebungkukan tulang punggungnya mulai menyebabkan paru-parunya terasa nyeri dan sakit.

kondisi tulang belakang pasien yang mengalami kebungkukan dan telah di lakukan perbaikan
vietnamnet.vn
 

Dr Hung juga mengatakan jika ini dibiarkan maka kebungkukan punggung akan semakin parah dan mempengaruhi kerja organ lain serta pergerakannya.

Menurut Dokter Hung, kelainan yang dialami pasien ini bisa menyebabkan gagal pernapasan akibat jantung, serta adanya kompresi atau tekanan yang tinggi pada paru-paru.

Selain itu, radang sendi ini juga mengakibatkan sistem pencernaan pasien terganggu, karna dipenuhi oleh tulang belakang yang menekan rongga perut pasien.

Untuk membentuk kembali tulang belakang pasien, dokter akan menambahkan 2 batang pendek pada tulang vertebra L2 ke L4.

Serta 2 batang panjang pada vertebra T10 ke S1 dan menggunakan 2 batang lagi seperti sebelumnya pada bagian yang lain.

Tidak hanya menambahkan, dokter juga memotong bagian vertebra L3 untuk memperbaiki kelainan tulang belakang pasien.

Kini pasien telah menjalani perawatan dan hampir pulih sepenuhnya.

Doker Hung mengatakan bahwa penyakit ankylosing spondylitis adalah penyakit radang yang ditandai dengan nyeri progresif serta kekakuan tulang belakang.

Sekitar 1-1,4% dari populasi manusia berpotensi memiliki penyakit ini dan pria dinyatakan memiliki potensi 2-3 kali lebih tinggi dari pada wanita.

Penyakit ini biasanya dimulai pada masa remaja.

Sampai saat ini, penyebab ankylosing spondylitis tidak jelas, tetapi banyak penelitian telah menunjukkan bahwa hal itu terkait dengan faktor genetik.

Telapak Tangan Berkeringat Tanda Penyakit Jantung? Simak Penjelasan Ahli dan Cara Mengatasinya

Waspadai Ancaman Penyakit DBD di Musim Kemarau, Lakukan Ini untuk Pencegahan

Penyakit ini juga tidak memiliki ciri yang spesifik.

Oleh sebab itu, dokter menyarankan agar anak remaja, khususnya pria, segera periksa ke dokter spesialis tulang jika mengalami nyeri punggunglebih dari 3 bulan. (Grid.id)

Artikel ini sudah tayang di Grid.id dengan judul ketagihanminum-bubble-tea-3-kali-sehari-pria-20-tahun-ini-nyaris-kehilangan-nyawanya-usai-dokter-temukan-gumpalan-boba-di-ususnya dan awalnya-hanya-nyeri-punggung-pria-ini-ternyata-alami-penyakit-tulang-yang-langka

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved