Tribun Mesuji

Bocah 4 Tahun di Mesuji Tewas Dianiaya Kakak Ipar Gara-gara Sering Buang Air Besar di Celana

Bocah 4 Tahun di Mesuji Tewas Dianiaya Kakak Ipar Gara-gara Sering Buang Air Besar di Celana

Bocah 4 Tahun di Mesuji Tewas Dianiaya Kakak Ipar Gara-gara Sering Buang Air Besar di Celana
Tribunlampung.co.id/Endra
Epan (27) tersangka penganiayaan saat di amankan petugas Satreskrim Polres Mesuji di Kasui Lama, Kabupaten Way Kanan, Selasa (27/08). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Karena dianggap nakal dan kerap buang air besar di celana, Reno bocah 4 tahun asal Mesuji tewas akibat dianiaya oleh Epan (27), yang tak lain adalah kakak ipar korban.

Penganiyaan tersebut terjadi di Desa Bedeng 30 Divisi 2 PT Silva Inhutani Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Minggu (25/08) sekitar pukul 08.30 wib.

Epan yang merupakan warga asal Kasui Lama, Kabupaten Way Kanan sehari-hari bekerja sebagai penderes karet PT Silva Inhutani.

"Jadi Epan ini adalah menantu Sulastri (47) (ibu korban), dia (Epan) suami dari Ema Urnia (18) anak dari Sulastri," terang Kasatreskrim Polres Mesuji AKP Dennis Arya yang dihubungi Tribunlampung.co.id, Rabu (28/08).

Aksi penganiayaan Reno terjadi sepeninggal Sulastri, ibu kandung korban, pergi bekerja ke Jakarta.

Sejak pergi bekerja ke Jakarta, Sulastri (47) yang merupakan warga Desa Yudha Karya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulangbawang, menitipkan Reno pada anak dan menantunya Epan.

"Begitu mendengar Reno meninggal dunia, ibu korban langsung pulang dari Jakarta dan langsung ke Mesuji," papar Dennis.

Sesampainya di Mesuji, Sulastri melihat ada yang janggal saat melihat kondisi jenazah anak yang mengalami luka memar di wajah dan luka bakar di paha.

Melihat kejanggalan itu, Sulastri lantas melapor ke Polres Mesuji.

BREAKING NEWS - Puluhan Ribu Benih Lobster Akan Dikirim ke Jambi Lalu Diselundupkan ke Singapura

Tak ingin berlama-lama, jajaran Satreskrim Polres Mesuji lantas melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejanggalan seperti yang di laporkan Sulastri.

Halaman
12
Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved