Tribun Metro

Pairin Jamin Surat Randis Pemkot Lengkap

Wali Kota Metro Achmad Pairin meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat bisa menjadi pelopor keselamatan berkendara di Bumi Sai Wawai.

Pairin Jamin Surat Randis Pemkot Lengkap
TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
APEL PASUKAN - Kapolres Metro Ajun Komisaris Besar Ganda MH Saragih saat apel gelar pasukan Operasi Patuh Krakatau 2019, Kamis (29/8). 

Pairin Jamin Surat Randis Pemkot Lengkap

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Wali Kota Metro Achmad Pairin meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat bisa menjadi pelopor keselamatan berkendara di Bumi Sai Wawai.

"Iya, menyambut Operasi Patuh Krakatau 2019 di wilayah hukum Metro, kami meminta seluruh pegawai di lingkungan Pemkot untuk melengkapi surat-surat kendaran selama berkendara dan memberi contoh pada masyarakat," bebernya.

Operasi Patuh Krakatau 2019 Dimulai Hari Ini, Polda Lampung Libatkan 596 Personel Polda dan Polres

Pairin menjamin, semua kendaraan dinas Pemerintah Kota (Pemkot) Metro siap dan lengkap. Ia mengaku malu bila ada kendaraan dinas (randis) di lingkungan pemerintah yang tidak taat aturan.

"Untuk kendaraan dinas juga harus siap, kalau ada kendaraan dinas tidak siap, malu lah saya. Saya pasti tekankan ke jajaran," ucapnya saat mengikuti apel gelar pasukan yang berlangsung di Mapolres Kota Metro, Kamis (29/8).

Selain mengajak ASN untuk taat lalu lintas, Pairin juga mengimbau masyarakat untuk melengkapi kendaraan. Mulai dari kelengkapan administrasi, hingga keselamatan kendaraan sesuai standar yang ditetapkan.

VIDEO Satlantas Polresta Bandar Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau 2019

Polres Kota Metro menggelar Operasi Patuh Krakatau 2019 yang dilaksanakan selama 14 hari di wilayah hukum Bumi Sai Wawai.

Kepala Polres Kota Metro Ajun Komisaris Besar Ganda MH Saragih mengatakan, ada delapan kriteria pengendara yang menjadi target penindakan selama 14 hari, mulai 29 Agustus hingga 11 September 2019.

"Ops Patuh Krakatau ini akan dilakukan penegakan hukum disertai kegiatan preemtif dan preventif secara selektif prioritas," bebernya.

Adapun sasaran operasi adalah pengendara sepeda motor yang tidak pakai helm, pengemudi R4 yang tidak gunakan safety belt, pengemudi yang membawa kendaraan melebihi kecepatan, pengemudi ranmor yang melawan arus.

"Kemudian ada empat kreteria lagi yang menjadi sasaran. Itu pengemudi yang masih di bawah umur, pengemudi yang mabuk saat mengendarai ranmor, pengemudi yang menggunakan HP saat mengendarai kendaraan, dan kendaraan yang menggunakan lampu strobo, rotator dan sirine," bebernya.

Kasat Lantas Polres Metro Ajun Komisaris Muliawati Nurtya Kusnadi menyampaikan, dengan digelarnya operasi tersebut, pihak kepolisian berharap masyarakat bisa patuh pada peraturan lalulintas. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved