Tribun Pesawaran

Tersangka Pengedar Pesan Tembakau Gorila via Online

Warga Desa Pasar Baru, Kecamatan Kedondong, Pesawaran, ini menjadi tersangka jual beli tembakau gorila yang masuk kategori narkoba.

Tersangka Pengedar Pesan Tembakau Gorila via Online
Tribun Lampung/R Didik Budiawan
OPERASI ANTIK KRAKATAU - Kasatnarkoba Polres Pesawaran AKP Tangguh Satya Buana dan jajaran menggelar ekspose hasil Operasi Antik Krakatau 2019 di halaman Polres Pesawaran, Jumat (30/8/2019). Jajaran polres turut menghadirkan sejumlah tersangka kejahatan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Pesawaran menangkap M Abdullah (34). Warga Desa Pasar Baru, Kecamatan Kedondong, Pesawaran, ini menjadi tersangka jual beli tembakau gorila yang masuk kategori narkoba.

Kasatnarkoba Polres Pesawaran Ajun Komisaris Pol Tangguh Satya Buana menjelaskan tim mengamankan Abdullah di kediamannya. Saat penangkapan, Abdullah sedang tiduran sembari menonton acara televisi.

"Tim melakukan penggeledahan dan menemukan dua linting tembakau gorila di dalam kotak rokok," katanya saat ekspose hasil Operasi Antik Krakatau 2019 di halaman Polres Pesawaran, Jumat (30/8/2019).

Tak berhenti di situ, tim melanjutkan penggeledahan. Hasilnya, tim mendapati satu linting tembakau gorila bekas isap di atas lemari.

"Total barang bukti ada tiga linting tembakau gorila," ujar AKP Tangguh Satya Buana.

Kepada polisi, Abdullah mengaku jumlah tembakau gorila sebelumnya ada sembilan linting. Enam linting lainnya, menurut dia, sudah terjual.

Atas penangkapan tersebut, tim Satresnarkoba Polresta Pesawaran melakukan penyelidikan mendalam. Hasilnya, rupanya tersangka Abdullah telah memesan tembakau gorila secara online di Bandung, Jawa Barat, sehari sebelum tertangkap. Pengirimannya melalui jasa paket barang.

Tim pun menunggu paket itu tiba. Setibanya, tim mengambil paket dan mendapati barang bukti tembakau gorila sebanyak 25 gram. Abdullah rencananya menjual tembakau gorila itu dalam bentuk lintingan.

"Pengakuan tersangka, satu gram tembakau gorila bisa jadi 15 linting. Pesanan 25 gram itu rencananya akan dia bagi jadi 375 linting,” kata Tangguh.

(Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved