Tribun Bandar Lampung

OTT Direksi PTPN III, FSPBUN Menghormati dan Mendukung Proses Hukum KPK

FSPBUN mitra strategis PTPN III, menghormati dan mendukung proses hukum atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Direksi PTPN III, Selasa lalu.

OTT Direksi PTPN III, FSPBUN Menghormati dan Mendukung Proses Hukum KPK
TribunLampung/Istimewa
Ketua Umum FSPBUN, Tuhu Bangun

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN), mitra strategis PTPN III, menghormati dan mendukung proses hukum atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Direksi PTPN III, pada Selasa 3 September 2019.

FSPBUN bersikap netral dan memandang positif upaya KPK dalam penegakan hukum, khususnya di lingkungan BUMN Perkebunan, demi terciptanya tata kelola perusahaan yang profesional dengan mengedepankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance.

Ketua Umum FSPBUN, Tuhu Bangun didampingi Sekretaris Jendral, Betta R. Sigit Prakoeswa menyatakan, peristiwa OTT itu harus menjadi momentum untuk memperbaiki dan membangkitkan BUMN Perkebunan.

Kerja KPK Bakal Diawasi 5 Orang Pengawas, Fraksi di DPR Setuju Revisi UU KPK

“Dengan tetap menjunjung azas praduga tak bersalah, kejadian ini adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan. Peristiwa ini harus menjadi momentum perbaikan dan kebangkitan BUMN Perkebunan," ungkapnya melalui rilis, Jumat 6 September 2019.

FSPBUN pun meminta kepada Presiden RI mendorong Kementerian BUMN untuk segera menetapkan kebijakan strategis dan berkelanjutan.

“Ini sejalan dengan lokakarya nasional yang kami laksanakan pada Februari lalu, dan hasilnya sudah kami sampaikan kepada Pemerintah. Salah satu hal krusial adalah ketepatan penempatan personel di jajaran Direksi agar diisi orang-orang berintegritas, profesional dan memahami proses bisnis, kultur dan lingkungan perkebunan,” jelas Tuhu.

FSPBUN juga menyuarakan agar pengisian pimpinan di perusahaan perkebunan plat merah itu, lebih memperhatikan kader-kader internal perkebunan dengan tetap memperhatikan integritas dan profesionalitas.

FSPBUN juga meminta agar kekosongan jabatan Direktur Utama dan Direktur Pemasaran di PTPN III (Persero) segera diisi oleh pejabat yang tepat agar proses bisnis usaha perusahaan tidak terganggu.

“Kami harap aspirasi ini mendapat perhatian yang serius dari Pemerintah RI, termasuk Presiden. Apa yang kami sampaikan ini merupakan suara anak bangsa yang dengan tulus berjuang membangun dan memajukan perusahaan perkebunan milik negara,” tandasnya.

(tribunlampung.co.id/hanif mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved