Universitas Muhammadiyah Lampung Adakan Workshop Bisnis Bekerjasama dengan KSPPS BTM BiMU

Universitas Muhammadiyah Lampung Adakan Workshop Bisnis Bekerjasama dengan KSPPS BTM BiMU pada Kamis (5/9/2019)

Universitas Muhammadiyah Lampung Adakan Workshop Bisnis Bekerjasama dengan  KSPPS BTM BiMU
Istimewa
Workshop Bisnis Universitas Muhammadiyah Lampung Bekerjasama dengan KSPPS BTM BiMU dilaksanakan di Auditorium KH. Ahmad Dahlan UML 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID BANDAR LAMPUNG – Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) bekerjasama dengan  KSPPS BTM BiMU mengadakan workshop bisnis dengan judul UJI COBA SISTEM PENYALURAN PEMBIAYAAN MIKRO SECARA CASHLESS.

Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari penandatanganan naskah nota kesepahaman/ Memorandum of Understanding (MoU) antara UML & KPPS BTM BiMU Lampung.

Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung Dr. Dalman, M.Pd. saat membuka acara di Auditorium KH. Ahmad Dahlan UML, Kamis  (5/9/2019) mengatakan bahwa Kegiatan ini sangat bermanfaat tidak hanya untuk mahasiswa tetapi juga dosen dan staf di lingkungan kampus terutama yang memilki usaha.

"Kegiatan ini bermanfaat karena kampus diberi  peluang untuk mendapatkan saluran dana syariah dari pusat melalui kementrian keuangan yang dikordinir KSPPS BTM BiMU Lampung untuk dapat mengembangkan usahanya masing masing mengingat Universitas Muhammadiyah Lampung adalah enterprenuer kampus - kampusnya pengusaha” ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari sejak tanggal 5–6 September 2019 ini tidak hanya diikuti oleh civitas akademika UML tetapi juga masyarakat sekitar yang notabene memiliki usaha.

Setiap peserta  diberikan  bimbingan tentang cara berwirausaha yang baik dan bagaimana cara bertransaksi via aplikasi android.
Rektor UML  berharap dalam era revolusi industri 4.0 sekaligus sebagai kampus entrepreneur warga kampus  dapat memanfaatkan Aplikasi ini dengan baik sehingga dapat meningkatkan kemajuan usaha yang sedang digeluti.

“Semua harus bisa memanfaatkan aplikasi ini dengan baik dalam revolusi industry 4.0 ini mau tidak mau kita harus siap dengan kemajuan teknologi yang ada, ditambah lagi kita adalah kampus enterpreneuer.“ Jelas Dalman.

Peserta sebagai pelaku usaha yang akan diberikan pinjaman modal usaha melalui kredit di Aplikasi yang bernama LINK AJA, aplikasi ini sudah bekerjasama dengan beberapa marketplace dan startup online ternama seperti Bukalapak, Dana Telkom dll sehingga pelaku usaha dapat memasarkan barang yang ia jual dengan mudah.

"Untuk sistem pengembalian dana tentunya pihak dari BTM BiMU selaku penanggungjawab tidak memberatkan pelaku usaha tersebut dengan dapat membayar secara berangsur." Ungkapnya.

Untuk memastikan modal usaha dimanfaatkan dengan baik maka pihak dari KSPPS BTM BiMU tidak hanya melepas begitu saja melainkan mengadakan pendampingan dalam proses jalannya usaha tersebut, pendampingan ini dapat berupa kegiatan pembinaan, pengontrolan keuangan dan lain-lain.

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved