Tribun Pringsewu
Diduga Akibat Bakar Sampah, Lahan Tanaman Jati di Pringsewu Terbakar
Bukit yang merupakan lahan tanaman jati, yang berada di sekitar PT. Sarno Pekon Tambahrejo, Gadingrejo, Pringsewu terbakar, Minggu (8/9/2019).
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kebakaran lahan juga terjadi di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, pada Minggu 8 September 2019 sore.
Bukit yang merupakan lahan tanaman jati, yang berada di sekitar PT. Sarno Pekon Tambahrejo, Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu terbakar.
Menurut Pelaksana harian (Plh) Kapolres Tanggamus AKBP Joko Bintoro, api diduga berasal dari sampah dedaunan yang diduga sengaja dibakar oleh warga sekitar.
"Diduga sengaja dibakar agar tanaman jati dan tanah menjadi subur saat musim penghujan nanti," ujar Joko, Minggu 8 September 2019.
Joko pun meninjau langsung lokasi kebakaran lahan tersebut yang terjadi sejak pukul 15.30 WIB.
Joko mengungkapkan, pihaknya pun menerjunkan personel Sat Sabhara guna memastikan api tidak menjalar ke pemukiman warga.
• Kebakaran di Pringsewu, 1 Ton Beras Jadi Arang
• VIDEO Kebakaran Lahan di Lampung Barat, 100 Hektare Hangus Akibat Puntung Rokok
Sebanyak dua mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan ke lokasi lahan terbakar untuk memadamkan api, dibantu personel TNI dan masyarakat.
Kepala BPBD Pringsewu M Khotim menambahkan, petugas sempat kewalahan karena mobil pemadam tidak bisa menjangkau kebagian atas bukit.
Namun demikian, kata M Khotim, api berhasil dipadamkan sekira pukul 21.30 WIB. (tribunlampung.co.id/robertus didik budiawan cahyono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/diduga-akibat-bakar-sampah-lahan-tanaman-jati-di-pringsewu-terbakar.jpg)