Tribun Bandar Lampung

Antisipasi Ancaman Bencana Gempa Bumi, Ini yang Dilakukan BPBD Bandar Lampung

Antisipasi bencana gempa bumi, BPBD Bandar Lampung membentuk kesiapan satker terkait melalui kontinjensi.

Antisipasi Ancaman Bencana Gempa Bumi, Ini yang Dilakukan BPBD Bandar Lampung
Tribun Lampung/Eka Ahmad Sholichin
Antisipasi Ancaman Bencana Gempa Bumi, Ini yang Dilakukan BPBD Bandar Lampung 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Antisipasi bencana gempa bumi, BPBD Bandar Lampung membentuk kesiapan satker terkait melalui kontinjensi.

Hal tersebut terungkap dalam rapat penyusunan rencana kontinjensi menghadapi ancaman bencana akibat gempa bumi di Kota Bandar Lampung, yang berlangsung di ruang Tapis Berseri Gedung Pepadun lantai III Sekretariat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Selasa (10/9/2019).

"Ini adalah program dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kebetulan kami dapat di Bandar Lampung, karena program ini khusus gempa bumi," kata Kepala BPBD Kota Bandar Lampung Syamsul Rahman, Selasa (10/9/2019).

Menurut Syamsul, intinya kontinjensi itu bagaimana kesiapan baik itu OPD kota maupun TNI/Polri dan satker terkait seperti BMKG, SAR termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baik sebelum ataupun sesudah terjadi bencana.

Disdikbud Bandar Lampung Akan Bagikan 30.100 Seragam Biling di Akhir Tahun

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Bandar Lampung Selasa 10 September 2019

"Jadi kesiapan mereka itu apa, karena penanganannya beda antara gempa dan tsunami," kata Syamsul.

"Kalau gempa, cari lahan kosong dan terbuka lebar, sementara kalau tsunami mencari lahan yang lebih tinggi, tapi umumnya dimulai dari gempa kalau tsunami," imbuh Syamsul.

VIDEO Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung Bersihkan Sungai

Jelang Pilwakot Bandar Lampung 2020, Eva Herman HN dan Yusuf Kohar Sudah Ambil Formulir di PDIP

Syamsul mengatakan, nantinya program tersebut akan berlanjut dengan kegiatan workshop yang akan diselenggarakan pada 30 September hingga 4 Oktober 2019 dan akan melibatkan sekitar 36 orang, meliputi dari TNI/Polri, OPD terkait dan lainnya.

"Tujuan workshop adalah bagaimana menyamakan persepsi untuk penanganan bencana," paparnya.

"Nanti protap kami susun, baru ke depannya berbuat apa, misal sosialisasi dan lain sebagainya," tandas Syamsul.(tribunlampung.co.id/eka ahmad sholichin)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved