Siswa SD Temukan Mayat Bayi di Pantai Belakang Tempat Karaoke, Diduga Hasil Aborsi

Seorang siswa SD menemukan mayat bayi laki-laki tak jauh dari tempat karaoke di kawasan tersebut.

tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Siswa SD Temukan Mayat Bayi di Pantai Belakang Tempat Karaoke, Diduga Hasil Aborsi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang siswa SD menemukan mayat bayi laki-laki tak jauh dari tempat karaoke di kawasan tersebut.

Peristiwa penemuan mayat bayi laki-laki itu terjadi di tepi pantai di Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon pada Selasa (10/9/2019).

Diduga, mayat bayi laki-laki itu hasil aborsi.

Mayat bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang siswa SD bernama Eba Balubun (10), saat dia bersama ibunya, Florita Balubun sedang mencari kaleng bekas di pantai tersebut pada Selasa sore.

“Mayat bayi itu diperkirakan baru berusia 6 bulan."

"Mayat bayi ditemukan tepat di belakang karaoke Pintu Ijo di kawasan itu,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkoisno Kaisupy kepada Kompas.com, Selasa malam.

Hamil di Luar Nikah lalu Terlilit Utang, Ibu ini Jual Bayi Kembarnya untuk Beli Ponsel

Cewek Tanpa Busana Bawa Motor di Tengah Kota, di Palembang Pria Telanjang Naik Motor Keliling Kota

Dia menjelaskan, setelah menemukan mayat bayi tersebut, Eba dan ibunya kemudian melaporkan penemuan itu kepada Ketua RT setempat.

Selanjutnya, laporan itu diteruskan ke aparat Polsek Teluk Ambon.

“Setelah menerima laporan itu, personel Polsek Teluk Ambon yang dpimpin langsung oleh Kanit Reskrim langsung menuju TKP Pantai Kanawa untuk mengecek kebenaran informasi tersebut,” katanya.

Setelah itu, kata Julkisno, aparat langsung memasang garis polisi di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Selanjutnya, mayat bayi tersebut langsung dibawa oleh unit identifikasi Polres Pulau Ambon.

“Jasad bayi saat ini telah berada di unit identifikasi Polres Pulau Ambon,” ujarnya.

Dia menjelaskan, terkait penemuan mayat bayi tersebut, aparat kepolisian telah meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk dari siswa SD yang pertama kali menemukan mayat bayi tersbut.

“Untuk dugaan awal mayat bayi ini adalah hasil aborsi."

"Saat ini sudah sejumlah saksi yang kita mintai keterangannya, untuk mengetahui siapa yang membuang bayi tersebut,” ujarnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved