Tribun Bandar Lampung

Kisah Anak-anak Berkebutuhan Khusus di Lampung Bikin Batik dan Jajanan

Sedikitnya 24 macam batik tulis dipasarkan tiap bulannya dari anak-anak berkebutuhan khusus di Growing Hope ini.

Kisah Anak-anak Berkebutuhan Khusus di Lampung Bikin Batik dan Jajanan
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Kevin Natahadi dan Antonius Gavin Wibowo. 

Kisah Anak-anak Berkebutuhan Khusus di Lampung Bikin Batik dan Jajanan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Keterbatasan fisik tak membuat anak-anak berkebutuhan khusus berhenti berkarya.

Ini dibuktikan oleh mereka yang tergabung dalam Pusat Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) Growing Hope.

Mereka mampu menghasilkan produk kreatif mulai dari makanan ringan hingga batik tulis yang bernilai jual.

Kevin Natahadi dan Antonius Gavin Wibowo merupakan dua anak berkebutuhan khusus yang menghasilkan batik tulis tersebut.

Kevin menjadi sosok yang mendesain kain batik.

Sementara Antonius memberikan warna terhadap desain tersebut.

"Saya senang (menggambar). Bikin-bikin daun," tutur Kevin yang menyandang autisme ini, Selasa (10/9/2019) sore, saat ditemui Tribun dalam acara The Gade Talk, yakni diskusi yang digelar oleh PT Pegadaian, Tribun Lampung, Radio Sonora, dan KompasTV.

Produk yang dihasilkan anak-anak ini ikut dipamerkan dalam acara diskusi tersebut.

Sejumlah pengunjung membeli antara lain batik beragam motif dengan harga yang kompetitif.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved