Tribun Metro

Pembangunan Ruko Depan Mega Mall Dikeluhkan Warga, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Metro Anna Morinda

Pembangunan Ruko Depan Mega Mall Dikeluhkan Warga, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Metro Anna Morinda.

Pembangunan Ruko Depan Mega Mall Dikeluhkan Warga, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Metro Anna Morinda
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Pembangunan Ruko Depan Mega Mall Dikeluhkan Warga, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Metro Anna Morinda. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Sejumlah masyarakat di Kota Metro, mengeluhkan polusi udara yang disebabkan proses pengerjaan proyek pembangunan ruko di seputar Jalan Jendral Sudirman atau tepatnya di depan Mega Mall.

Kondisi tersebut juga mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Metro Anna Morinda.

Andika Wicaksana warga sekitar mengatakan, pengerjaan proyek yang saat ini tengah dalam tahap pengerukan tanah menggunakan alat berat dianggap menimbulkan polusi, karena jalanan menjadi berdebu.

"Kami yang melintas saat siang hari suka terganggu, karena cuaca saat ini yang tengah kemarau menimbulkan debu yang sangat banyak, apalagi pas angin kencang," kata Andika, Senin (16/9/2019).

Anna Morinda Daftar Balon Wali Kota Metro di PDIP

Jalan Rusak di Rejomulyo Metro Selatan Dikeluhkan Warga: Kemarin Ada Truk Terguling

"Maunya disiram dulu kek, itu kan pusat kota, mana pasar lagi," imbuh Andika.

Hal senada disampaikan Burhanuddin, warga lainnya yang menyebutkan, bahwa mobilisasi kendaraan pengangkut tanah juga mengganggu lalu lintas.

"Lokasinya kan ada pusat kota, banyak pasar dan pusat ekonomi lainnya di sana, makanya tentu sangat mengganggu," ucap Burhanuddin.

Burhanuddin meminta, pihak terkait untuk melakukan tindakan guna meminimalisir polusi.

Sehingga, lanjut Burhanuddin, warga yang melintas di lokasi atau berada di area tersebut tidak merasakan dampak negatif dari proyek pembangunan tersebut dan aktivitas bisa berjalan normal.

Terpisah, Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Metro Anna Morinda berjanji akan memberikan teguran dan mengusulkan pengembang untuk melakukan aktivitas bongkar muat pada malam hari.

"Proses pekerjaan kami memang ingin cepat, tentu akan kena dampaknya," ujar Anna, Senin (16/9/2019).

Tunggu Pembeli Sabu, Pemuda Metro Ini Dicokok Polisi

Ratusan Petugas Polres Metro Jalani Tes Urine

Karenanya, lanjut Anna, salah satu solusinya adalah dikerjakan di malam hari agar debu dan kotorannya tidak terdampak langsung pada masyarakat dan lingkungan sekitar.

Kemudian, kata Anna, pelaksana proyek harus melakukan penyiraman saat proses pekerjaan.

"Pasti ada solusi lain, misal dikerjakan dengan dilakukan penyiraman, ya nanti kami sampaikan keluhan warga tersebut," tandas politisi PDI Perjuangan tersebut. (tribunlampung.co.id/indra simanjuntak)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved