Reaksi Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka KPK hingga Gerak Cepat Tutup Kolom Komentar

Reaksi Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka KPK hingga Gerak Cepat Tutup Kolom Komentar

Reaksi Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka KPK hingga Gerak Cepat Tutup Kolom Komentar
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Reaksi Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka KPK hingga Gerak Cepat Tutup Kolom Komentar. FOTO Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di kediaman Jalan Widya Candra III Nomor 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019). 9Tribunnews.com/Dennis Destryawan) 

Reaksi Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka KPK hingga Gerak Cepat Tutup Kolom Komentar

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta semua pihak untuk tidak menjustifikasi bahwa dirinya bersalah setelah penetapannya sebagai tersangka kasus suap. 

Setelah dinyatakan sebagai tersangka, Imam Nahrawi langsung 'bergerak cepat' lewat akun Instagram-nya.

Politisi PKB itu langsung menonaktifkan kolom komentar di akun Instagram-nya, @nahrawi_imam.

Meski demikian, masih ada beberapa postingan Imam Nahrawi yang belum dinonaktifkan kolom komentarnya.

Tak heran, postingan tersebut langsung diserbu oleh beberapa warganet.

Bahkan ada yang menduga, Imam akan mengunci akun Instagram-nya.

arigadot: Pak jadi tersangka ?

zahyraihan: TERSANGKA

Saat ditemui di kediamannya di Jalan Widya Candra II Nomor 1123, kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jakse), atas penetapan dirinya sebagai tersangka, Imam Nahrawi mengaku akan berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Imam Nahrawi juga mengaku baru mengetahui ia ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pada Rabu (13/9/2019) sore tadi.

"Ya, karena saya baru tahu sore, tentu beri kesempatan nanti untuk berkomunikasi kepada pak presiden," kata Imam Nahrawi.

Ia menyebutkan, selain akan berkomunikasi dengan presiden, ia juga akan segera menghubungi partai yang selama ini menaunginya, PKB.

Imam Nahrawi juga menyampaikan belum berkomunikasi dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Cak Imin itu.

"Belum, belum karena saya juga baru baca kan, baru tahu pengumumannya (ditetapkan sebagai tersangka)," ujar Imam Nahrawi.

Lebih lanjut sang menteri meminta semua pihak untuk tidak menganggapnya bersalah sebelum sidang di pengadilan diselenggarakan.

"Jangan sampai kemudian ini membuat justifikasi seolah-olah saya bersalah, tidak akan kami kita bersama-sama buktikan nanti di proses pengadilan," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved