Tribun Lampung Selatan

KM Banawa Nusantara 73 Tunggu Izin Laik Berlayar, Bantu Pelayanan Masyarakat di Pulau Sebesi

Dinas Perhubungan Lampung Selatan masih melakukan uji coba untuk kapal angkutan penumpang bantuan dari Kementerian Perhubungan.

KM Banawa Nusantara 73 Tunggu Izin Laik Berlayar, Bantu Pelayanan Masyarakat di Pulau Sebesi
Tribunlampung.co.id/Dedi
KM Banawa Nusantara 73 

Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Dinas Perhubungan Lampung Selatan masih melakukan uji coba untuk kapal angkutan penumpang bantuan dari Kementerian Perhubungan.

Uji coba ini terkait dengan sandar dan keluar dermaga. Kapal KM Banawa Nusantara 73 sandar di dermaga PPI Bom Kalianda. Kapal ini tidak bisa sandar di dermaga Canti karena kedalaman yang kurang.

“Sudah beberapa kali kita lakukan uji coba untuk nahkodanya. Kapal ini sudah kita coba sandar di dermaga Canti, tetapi karena kedalaman kurang tidak bisa. Karenanya sandar di dermaga PPI Bom,” kata kepala Dinas Perhubungan Lampung Selatan Mulyadi Saleh kepada tribun, jumat (20/9).

Selain uji coba, menurut Mulyadi, saat ini juga sedang proses untuk administrasi perizinan dari KSOP untuk laik jalan/berlayar. Pihaknya akan melakukan rapat bersama dengan kantor KSOP kelas V Bakauheni terkait hal tersebut.

KM Banawa Nusantara 73 ini nantinya akan membantu pelayanan masyarakat di pulau Sebesi. Selain perizinan, Dishub pun akan menggelar rapat bersama dengan beberapa daerah penerima bantuan lainnya di Provinsi Lampung.

Ini terkait dengan sistem pengelolaan opersional kapal. Mengingat biaya operasional kapal yang cukup besar yang nantinya akan dibebankan kepada anggaran pemerintah bila pelayanan bantuan kapal angkutan penumpang ini bersifat gratis.

“Kalau dari rencana kita dalam 1 bulan 4 kali. Karena ini sifatnya pelayanan bantuan bukan bisnis (usaha), jadi pelayanannya gratis. Jadi anggaran operasionalnya akan dibebankan pada anggaran pemerintah. Biaya operasionalnya cukup besar,” ujar Mulyadi.

Karenanya, kata dia, perlu dirumuskan untuk pengelolaannya. Sehingga tidak terlalu membebani anggaran pemerintah. Mengingat selain biaya operasional, juga ada biaya untuk perawatan kapal kedepannya.

Pemerintah kabupaten Lampung Selatan menerima 1 unit hibah kapal untuk pelayaran rakyat (Pelra) dari Kementerian Perhubungan. KM Banawa Nusantara 73 ini tiba di PPI Bom Kalianda pada, kamis (5/9) silam.

Kapal ini merupakan hibah kementerian perhubungan tahun anggaran 2018. Kapal motor ini menggunakan mesin Isuzu dan memiliki bobot 34 GT (grosstonage). Kapal penumpang untuk penyeberangan tradisional ini memiliki kapastias penumpang 24 orang dan muatan barang 10 ton.

Kapal dilengkapi dengan kursi penumpang yang cukup nyaman. Dapur dan ganset. KM Banawa Nusantara ini memiliki panjang 17,65 meter, panjang garis air 12,9 meter dan lebar 4 meter. Kapal berbahan dasar kayu (papan).

 KM Banawa Nusantara ini  merupakan hibah dari Kementerian Perhubungan yang nantinya akan dipergunakan untuk moda transportasi masyarakat ke pulau Sebesi dan untuk keperluan lainnya.

Untuk sementara waktu, KM Banawa Nusantar 73 ditempatkan di PPI Bom Kalianda. Untuk pengelolaannya sementara waktu akan ditangani langsung oleh Dinas Perhubungan kabupaten Lampung Selatan.

(Tribunlampung.co.id/dedi sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved