Punya Rambut Afro, Ikram Luangkan Waktu Lebih untuk Sampoan hingga Menyisir Rambut

Punya Rambut Afro, Ikram Luangkan Waktu Lebih untuk Sampoan hingga Menyisir Rambut

instagram @ikram_afro_attamimi
Ikram Attamimi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDARLAMPUNG - Selama ini stigma yang berkembang di masyarakat adalah aneh melihat orang yang berambut keriting apalagi afro (keriting kecil-kecil).

Namun ketika seseorang memiliki kepercayaan diri terhadap apa yang dimilikinya, anggapan tersebut tidak menjadi masalah.

Ikram Rizal Attamimi salah satunya, pemilik rambut afro ini semakin pede dengan membiarkan rambutnya gondrong mengembang sejak duduk di bangku kuliah.

Meskipun diakuinya, sebelum itu saat masih di bangku sekolah Ikram merupakan pribadi pemalu dan kurang pede.

"Memang dulu pas masih kecil nggak pernah tuh rambut panjang. Pasti pendek terus jadi nggak tau juga kalau afro. Pas kuliah baru ketauan karena nyoba biarin gondrong," beber Ikram yang biasa disapa Ikram Afro ini kepada Tribun Lampung, Jumat (20/9/2019).

Sempat Minder Karena Berbeda, Kini Serly Jadi Model Berkat Keunikan Berambut Keriting

Pria kelahiran 23 Juli 1993 ini mengaku tidak pernah mendapatkan bullyan karena masalah rambut ketika kecil, justru lebih ke warna kulitnya yang memang hitam dibandingkan sebayanya.

"Sekarang kalaupun ada yang ngejek secara langsung depan muka biasanya anak-anak kecil, dibilang kribo. Tapi ya biarin aja, namanya anak kecil," kata pemilik akun instagram @ikram_afro_attamimi itu.

Mengenai perawatan rambutnya diakuinya memang susah. Harus meluangkan waktu lebih untuk shampoan, memakai kondisioner hingga menyisir rambut.

"Bisa setengah jam lebih untuk kondisioneran. Pakai vitamin rambutnya harus banyak. Bahkan nyisir rambut sebulan bisa diitung jari," bebernya.

M Faradilla juga terlahir dengan rambut afro karena keturunan dari ayah yang merupakan orang Nigeria. Diakui pelajar SMK SMTI Bandar Lampung yang biasa disapa Brayen ini, dia sempat tidak pede dengan kondisi rambutnya ketika masih kecil.

"Waktu kecil pernah ngerasa nggak pede punya rambut keriting karena yang punya rambut keriting cuma aku di sekolah jadi ngerasa aneh sendiri," beber pelajar jurusan Kimia Analisis ini.

Namun kepercayaan dirinya terbangun ketika masuk usia remaja. Brayen mulai terbiasa dengan kekhasan rambutnya dan seneng karena merasa itu unik.

"Merasa aku unik dengan rambutku ini. Justru banyak diliat orang dan tinggal ngembangin bakat biar nilainya mahal," kata pemilik akun instagram @r.obrayen followers ini.

Brayen mengaku pernah dibully temannya namun dia tidak terlalu memusingkan omongan orang agar perasaan tetap fun. "Nah ketika diejek gitu aku justru jawab keren ini rambut aku, jarang yang punya," ungkapnya.

Mengenai perawatan rambut sendiri diakuinya gampang-gampang susah. Kerika tidak shampoan satu hari saja rambutnya sudah berminyak dan gatel. Belum lagi jika keramas rambutnya tidak cepat dikeringkan justru bikin bau.

"Jadi sebelum beraktivitas ni rambut harus bener-bener kering ,untuk shampo sih aku random aja mau pakai yang mana dan untuk pomade aku pakai Nunil karena kalau yang lain bisa kena ketombe. Style rambut sekarang pakai fade," ungkapnya.

(Tribunlampung.co.id/sulis setia markhamah)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved