Fahri Hamzah Sebut Demo Mahasiswa Ada Permainan, Ungkap Selama Ini Sebel dengan Presiden
Fahri Hamzah Sebut Demo Mahasiswa Ada Permainan, Ungkap Selama Ini Sebel dengan Presiden
Fahri Hamzah Sebut Demo Mahasiswa Ada Permainan, Ungkap Selama Ini Sebel dengan Presiden
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyebut aksi demo mahasiswa besar-besaran yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia merupakan permainan.
Fahri Hamzah menilai, permainan itu dibuat agar Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu terkait UU KPK yang sudah disahkan beberapa waktu lalu.
Lantas permainan siapakah aksi demo besar-besaran yang dinilai Fahri Hamzah untuk menekan Presiden Jokowi?
"Presiden yang seharusnya yang punya permainan, dan dia seharusnya ditagih mengapa korupsinya tidak selesai, dan dia harus membuat definisi," ujar Fahri Hamzah menjawab pertanyaan Najwa Shihab.
Simak perbincangan Fahri Hamzah dan Najwa Shihab di acara Mata Najwa yang tayang pada Rabu (26/8/19).
• Fahri Hamzah Usulkan KPK Dibubarkan Saja, Sutradara Joko Anwar: Nggak Usul Bubarin DPR?
• Prabowo Angkat Suara soal Rusuh Demo Mahasiswa: Tolonglah Aparat, Anda Milik Rakyat Indonesia Kan?
Fahri Hamzah mulanya menyebut bahwa presiden yang seharusnya memimpin pemberantasan korupsi.
"Presidensialisme itu seharusnya yang diperkuat karena ia dipilih oleh rakyat, sehingga ia mempunyai kekuatan yang powerfull untuk menghentikan korupsi," ujar Fahri Hamzah.
Lalu Najwa Shihab membacakan pernyataan Fahri Hamzah yang menyebut aksi unjuk rasa menolak Revisi Undang-Undang (RUU) KPK merupakan suatu permainan agar memaksa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Perppu.
Fahri Hamzah lantas menjawab bahwa dirinya suka berdebat dengan teman-teman.
Lalu, Fahri mengaku sering mendengarkan aspirasi masyarakat.
Najwa Shihab langsung menimpali.
"Mendengarkan masyarakat tapi mahasiswa enggak didengar?" tanya dia.
Fahri Hamzah mengaku selama ini pihaknya juga selalu mendengakan aspirasi dari para mahasiswa.
"Makanya, termasuk mahasiswa," ujar Fahri Hamzah.