Tak Punya Tangan dan Kaki, Tyo Bocah Asal Ciamis Ternyata Jago Matematika
Tiyo Satrio dilahirkan tanpa tangan dan kaki. Meski begitu, bocah laki-laki ini menjadi favorit guru dan teman sekelasnya. Ia jago matematika.
Penulis: Beni Yulianto | Editor: Heribertus Sulis
Ia diberitahu oleh bidan bahwa anak yang ia lahirkan sehat dan normal.
"Dikasih tahu pas besok sorenya, awalnya bidan bilang semuanya normal," ujar Mimi.
Setelah mengetahui kondisi anaknya, Mimi mengaku kaget.
"Saya kaget. Saya pikir dia akan normal seperti anak saya yang lainnya," kata Mimi.
"Ya biasa saja sekarang. Seperti normal saja."
Mimi dan suaminya, Wawan tak bekerja karena harus menguru Tiyo.
Keempat anak Mimi yang sudah dewasa merantau sehingga tak ada yang mengurus Tiyo kecuali Mimi dan Wawan.
Walaupun Tiyo bisa melakukan aktivitas sendiri, tapi ia masih perlu bantuan untuk mandi, memakai baju, dan makan.
Keluarga Tiyo mengaku sempat diberi bantuan dari pemerintah tetapi bantuan tersebut sudah tidak diberikan lagi.
"Sudah satu tahun tidak dapat bantuan," ucap Mimi.
"Kami tak bisa bekerja, kalau bekerja tidak ada yang mengurus anak kami," tambah Wawan.
Meski tak memiliki tangan, Tiyo bisa membuka bungkus permen dan bermain Play Station (PS).
Bermain Play Station memang hobinya Tiyo. Setiap hari Tiyo bermain gim konsol ini.
"Setelah mandi, dia main PS sampai waktunya sekolah. Setelah sekolah, dia main PS lagi. Setiap hari main PS," kata Mimi.
Tiyo menggunakan dagu dan bahunyanya untuk memencet dan memutar stik PS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bocah-disabilitas.jpg)