Lampung Hash House Harriers

Coba Run Site Baru, Para Hashers Disambut Green Canyon

Para hashers tampak berkumpul di lapangan bola Talang Mulya, Minggu (6/10/2019).

Coba Run Site Baru, Para Hashers Disambut Green Canyon
Ist
Coba Run Site Baru, Para Hashers Disambut Green Canyon 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Para hashers tampak berkumpul di lapangan bola Talang Mulya, Minggu (6/10/2019).

Coba Run Site Baru, Para Hashers Disambut Green Canyon
Coba Run Site Baru, Para Hashers Disambut Green Canyon (Ist)

Run site baru ini cukup membuat para hashers penasaran. Terlebih karena air terjunnya bisa dijumpai hanya dengan 30 menit perjalanan.

Coba Run Site Baru, Para Hashers Disambut Green Canyon
Coba Run Site Baru, Para Hashers Disambut Green Canyon (Ist)

Dalam kesempatan hash kali ini, hadir Vice CEO Group of Media Sentrijanto tampak hadir bersama dengan GM HR & GA Carolus Budiarto, Senior GM Sumatra MF Ririen Kusumawardhani, Pemimpin Umum Tribun Lampung Hadi Prayogo, Pemimpin Redaksi Andi Asmadi, Vice GM Tribun Lampung Margareta Iin, Master Lampung Hash House Harries Rustam Salim, dan Vice Master Rusli Taslim.

Coba Run Site Baru, Para Hashers Disambut Green Canyon
Coba Run Site Baru, Para Hashers Disambut Green Canyon (Ist)

Dalam sambutannya, Sentrijanto menyampaikan apresiasinya atas keramahan dan kekeluargaan yang ditunjukkan oleh para Hashers.

Tepat pukul 07:00 WIB, para hashers berjalan menuruni jalan setapak menuju air terjun. Gemericik dan jernihnya air mengundang para hashers mengabadikan momen air terjun yang instagrammable.

Rombongan tampak mulai terpecah saat beberapa hashers melanjutkan perjalanan, sementara kebanyakan putar balik kembali ke titik start.

Jalan yang mulai mendaki tampak mulai menyulitkan para hashers. Beberapa hashers terpeleset saat menginjak daun-daun kering. Sementara sisanya terjatuh saat langkah kaki salah menapaki batu-batu sungai yang licin.

Medan menantang tersebut terobati saat rombongan kecil hashers rute medium disajikan pemandangan tebing berlapis yang cantik berwarna hijau.

"Seperti Grand Canyon," ujar Lili, peserta Hasher. Erick, peserta Hashers yang lain juga menjawab "Lebih tepatnya Green Canyon," ujarnya mengomentari hijaunya tebing berlapis di pinggiran sungai.

Rute yang awalnya diperkirakan sejauh tujuh sampai delapan kilometer tampak semakin menantang. Jalan setapak menanjak berdiri tepat di sisi jurang.

Saat jarum jam menunjukkan pukul 11:00 WIB, rombongan kecil terakhir memutuskan untuk memotong jalan.

Wajah-wajah lelah berubah lega saat tepuk tangan para hashers yang finish terlebih dahulu menyambut kedatangan rombongan terakhir. (*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved