Tribun Tanggamus

Blanko e-KTP Kosong, Disdukcapil Tanggamus Terbitkan e-KTP Sebulan Sekali

Menurut Kadisdukcapil Tanggamus Syarif Husin, pihaknya menerima blangko KTP pada awal pekan lalu.

Blanko e-KTP Kosong, Disdukcapil Tanggamus Terbitkan e-KTP Sebulan Sekali
Tribunlampung.co.id/Tri
Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tanggamus kehabisan stok blangko e-KTP 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tanggamus mengaku saat ini blangko KTP sudah habis. Selanjutnya diterbitkan surat keterangan (suket) kependudukan.

Menurut Kadisdukcapil Tanggamus Syarif Husin, pihaknya menerima blangko KTP pada awal pekan lalu.

Lantas empat hari setelahnya habis dan terus berlanjut sampai saat ini hingga nanti akhir bulan ini.

"Sekarang sudah tidak ada lagi blangko, mungkin adanya nanti sekitar 26 Oktober, itu pun menurut jadwal pusat," terang Syarif.

Ia mengaku, Kementerian Dalam Negeri sudah melakukan pembatasan jatah blangko KTP dengan amat ketat. Sebab sekarang disdukcapil kabupaten/kota hanya diberi satu kali jatah blangko dalam satu bulan.

Jumlahnya pun tidak banyak, cuma untuk 500 KTP. Jumlah tersebut tidak sebanding dengan masa pemberian jatah.

Untuk Tanggamus jatah tersebut pasti habis dalam waktu tiga sampai empat hari, tidak bisa sampai satu pekan.

Maka biasanya Disdukcapil Tanggamus tiap pekan ke Jakarta untuk mengambil jatah blangko.

Tapi sekarang sudah dilarang, tidak boleh tiap pekan lagi, melainkan satu bulan sekali. Hal itu ditegaskan pihak Kememdagri melalui surat edaran.

"Jadi sekarang ini kami hanya bisa menerbitkan suket kependudukan. Nanti kalau tiba lagi blangkonya baru dicetakkan KTP-nya," ujar Syarif.

Ia mengakui ini memang kemunduran dari pelayanan KTP. Apabila dulu usai perekaman bisa langsung cetak KTP, jika tidak ada kendala dan kesalahan data.

Maka sekarang tidak bisa lagi seperti itu. Usai perekaman hasilnya suket kependudukan.

"Kami tidak menghambat masyarakat untuk punya KTP, tapi permasalahannya dari pusat yang membatasi jatah blangko KTP, maka kami lakukan yang bisa dilakukan saja," jelas Syarif.

Ia mengimbau masyarakat agar memahami kondisi saat ini, jangan menyalahkan pihaknya. Jika ada blangko pasti akan dicetakkan jadi KTP sebab itu hak masyarakat.

Dan Disdukcapil Tanggamus pun berharap seluruh masyarakat punya KTP. (Tribunlampung.co.id/Tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved