OTT KPK di Lampung Utara
BREAKING NEWS - KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Lampung Utara
Dari pantauan Tribunlampung.co.id, Rabu (9/10/2019), penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor Bupati Lampung Utara.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Daniel Tri Hardanto
BREAKING NEWS - KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Lampung Utara
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindaklanjuti operasi tangkap tangan yang dilakukan di Lampung Utara dengan melakukan penggeledahan.
Dari pantauan Tribunlampung.co.id, Rabu (9/10/2019), penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor Bupati Lampung Utara.
Sedikitnya ada 10 petugas KPK yang datang dengan menumpang dua mobil, yakni Toyota Innova BE 1517 YM dan BE 1192 CN.
Namun, petugas KPK melarang awak media mengambil gambar di sekitar ruang kerja Bupati Lampung Utara yang berada di lantai dua.
Selain anggota KPK, tampak pula dua personel Brimob yang bersiaga di depan ruang kerja bupati.
• Sebelum Terjaring OTT KPK, Bupati Lampung Utara Ternyata Sudah Dapat Peringatan dari Orang Dekat
• Komentari OTT Bupati Lampung Utara, Hotman Paris Ungkap Kasus Ajudan Bupati Agung
Pakai Rompi KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara per Selasa (8/10/2019). Ia ditahan seusai menjalani pemeriksaan 1x24 jam.
Agung keluar dari gedung KPK dengan menggunakan rompi oranye khas tahanan KPK sekitar pukul 02.45 WIB.
Kedua tangannya telah diborgol.
Agung sempat melempar senyum ke arah wartawan seraya berjalan keluar gedung KPK menuju mobil tahanan.
"AIM (Agung Ilmu Mangkunegara) akan ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Pomdam Jaya Guntur," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta.
Ia ditahan bersama lima orang lainnya yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka.
Mereka yakni orang kepercayaan Bupati Lampung Utara Raden Syahril (RSY), Kepala Dinas PUPR Lampura Syahbuddin (SYH). Lalu, Kepala Dinas Perdagangan Lampura Wan Hendri (WHN), serta dua orang dari unsur swasta, masing-masing Chandra Safari (CHS) dan Hendra Wijaya Sale (HWS).
Mereka resmi ditahan terkait kasus suap proyek di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kpk-geledah-ruang-kerja-bupati-lampung-utara-1.jpg)